Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 05.06 WIB

Realisasi KPR Rumah Subsidi FLPP Tembus 183.058 Unit hingga 28 September 2025

Sales marketing saat menjelaskan KPR rumah subsidi dibeli di kawasan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/2/2024). PT. Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) tengah gencar membidik potensi pembiayaan rumah bersubsidi untuk generasi milenial dan pasanga

 

JawaPos.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 183.058 unit rumah hingga 28 September 2025.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan capaian tersebut tercatat setara dengan 52,3 persen dari target 350.000 unit kuota FLPP di sepanjang tahun 2025. Dengan realisasi itu, Heru menyebut pembiayaan yang sudah dikucurkan pemerintah mencapai Rp 22,72 triliun.

“Bapak Presiden yang kami hormati, di tahun 2025, dapat kami laporkan, hingga 28 September, penyerapan KPR Subsidi FLPP telah mencapai 183.058 unit rumah atau 52,3 persen dari target 350.000 dengan total nilai realisasi pembiayaan sebesar Rp 22,72 triliun,” ujar Heru dalam sambutannya di acara akad massal 26.000 unit rumah dan serah terima kunci di Cileungsi, Jawa Barat, Senin (29/9).

Heru menjelaskan, realisasi FLPP ini disalurkan melalui 38 bank penyalur dan dibangun oleh 7.382 pengembang yang tersebar di 11.488 lokasi perumahan di 33 provinsi serta 354 kabupaten/kota.

Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa pencapaian FLPP hingga akhir Triwulan III-2025 menunjukkan tren peningkatan signifikan.

“Realisasi FLPP sampai akhir Triwulan III-2025 dapat kami laporkan, terus mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama di tahun 2004. Ini menunjukkan bahwa KPR subsidi FLPP begitu diminati oleh seluruh rakyat perumahan yang belum memiliki rumah tanpa ada batasan,” tuturnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP untuk kepemilikan rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tercatat senilai Rp 18,77 triliun di sepanjang Semester I-2025.

Melalui Laporan Pelaksanaan APBN Semester I Tahun 2025, Kemenkeu mencatat jumlah tersebut setara dengan 115.930 unit rumah, atau 57,7 persen dari target sebanyak 220.000 unit rumah hingga akhir tahun 2025.

Di sisi lain, pemerintah telah menambah kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah model Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi 350 ribu unit pada tahun 2025. Adapun sebelumnya, kuota FLLP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ditetapkan sebanyak 220 ribu unit dengan anggaran mencapai Rp 18,7 triliun.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore