Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Mei 2026 | 00.50 WIB

Menteri PKP Apresiasi BSN Kembangkan KPR Subsidi Syariah Dukung Program 3 Juta Rumah 

Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen. - Image

Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen.

JawaPos.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait memberi apresiasi tinggi kepada PT Bank Syariah Nasional (BSN) atas keberhasilan menguasai dan merealisasikan penyaluran KPR Subsidi Syariah skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 16.523 unit, dalam mendukung program 3 juta rumah.  

"Terima kasih Pak Dirut Bank BSN. Untuk target yang 73.700 saya optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan Bank BSN. Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti," ungkap Menteri yang akrab disapa Ara saat kunjungan kerja ke gedung BSN di Jakarta, Rabu (13/5/2026). 

Data kinerja sepanjang empat bulan pertama 2026, Bank BSN telah berhasil merealisasikan penyaluran KPR Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 16.523 unit. Capaian tersebut setara dengan total plafon pembiayaan senilai Rp2,7 triliun yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Dirut BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, BSN memantapkan posisinya sebagai salah satu pemeran utama dalam penyaluran KPR Subsidi nasional. Hingga April 2026, perseroan mencatatkan performa signifikan dengan menguasai pangsa pasar KPR Subsidi yang terus menguat di tengah dorongan program perumahan rakyat. 

"Bank BSN berkomitmen menyalurkan KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Realisasi KPR subsidi pada 2025 tercatat sebesar 59.463 unit, tahun ini kita targetkan sebanyak 73.700 unit," urai Alex usai menerima kunjungan Menteri Ara. 

Lebih lanjut dikatakan, segmen perbankan syariah Bank BSN menempati posisi pertama dalam menguasai pangsa pasar KPR Subsidi Syariah yang mencapai 84% atau setara 16.523 unit. Pencapaian Bank BSN hingga akhir April 2026 menempatkan perseroan pada posisi kedua secara nasional dengan pangsa pasar perumahan KPR Subsidi sebesar 23,4%. 

Selain itu, Bank BSN juga bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi dengan menggarap proyek  pengembangan Kota Baru di Kabupaten Tangerang menggunakan lahan dari Kementerian Hukum seluas 3 hingga 4 hektar. 

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," jelas Alex.

Kota Baru tersebut nantinya akan menjadi contoh kawasan terpadu mencakup fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, hingga olahraga bagi MBR dan kelas menengah tanggung. Termasuk tempat-tempat moda transportasi terintegrasi yang relatif mudah di jangkau. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore