
Tangkapan layar patwal yang meminta minggir sesama pengguna jalan. (Istimewa)
JawaPos.com - Road Safety Association (RSA) menyoroti maraknya penyalahgunaan sirene dan strobo di jalan raya. Menurut mereka, fenomena ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi juga cerminan perilaku narsistik ekstrem.
Ketua Dewan Pengawas RSA, Rio, mengaitkan penggunaan strobo ilegal dengan kecenderungan psikologis tertentu. "Seringkali ini tanda Narcissistic Personality Disorder (NPD). Orang ingin diistimewakan, butuh pengakuan, dan merasa berhak menggunakan simbol otoritas palsu," ungkap Rio.
RSA menilai fenomena ini semakin meluas karena lemahnya penegakan aturan. Alhasil, simbol yang seharusnya menjadi tanda kewenangan resmi justru dipakai sembarangan demi kepentingan pribadi.
RSA mengingatkan, penggunaan sirene dan strobo sudah diatur jelas dalam Pasal 134 UU LLAJ. Hanya tujuh kategori kendaraan yang boleh menggunakannya, termasuk kendaraan pimpinan lembaga negara.
"Definisi pimpinan lembaga negara jelas, yakni Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, DPR, DPD, MA, MK, BPK, dan Komisi Yudisial. Daftar tersebut bersifat hirarkis, sehingga tidak bisa ditafsirkan bebas," kata Rio.
Rio menegaskan, hierarki kendaraan harus dihormati di jalan raya. "Pemadam kebakaran harus lebih diutamakan daripada kendaraan pejabat. Ambulans lebih penting dibanding iring-iringan jenazah. Hirarki ini wajib ditegakkan," ujar Rio.
Ia menilai pernyataan Mensesneg soal penggunaan sirene dan strobo yang harus bijak memang langkah awal yang baik. Namun, menurutnya masalah ini tidak cukup hanya dengan imbauan moral.
"Sekarang pemerintah mulai menanggapinya, itu kemajuan. Tetapi, tidak cukup hanya imbauan. Presiden perlu mengeluarkan instruksi nasional dan memimpin koordinasi lintas kementerian/lembaga untuk operasi pelucutan strobo ilegal," tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
