
Keluarga Bayan Ali Muhammad Hassan, pemuda asal Gaza, Palestina, yang kini menempuk studi di UIII, Depok. (dok. pribadi Bayan)
JawaPos.com - Bayan Ali Muhammad Hassan, pemuda asal Gaza, Palestina, belum bisa bernapas lega dalam menempuh pendidikan di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Saat berangkat ke Indonesia, ia meninggalkan satu istri dan lima anaknya di Gaza dalam keadaan yang masih tidak aman.
Saat mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan magister di UIII diketahui pria yang akrab disapa Abu Ali itu terpaksa meninggalkan keluarganya di pengungsian.
Saat akan berangkat, ia tengah di Mesir usai mengantar kakaknya yang mesti mendapatkan perawatan akibat bombardir yang dilakukan zionis Israel pada 2024 lalu di kawasan Gaza.
"Beliau terpaksa meninggalkan keluarganya sendiri, orang tuanya, istrinya, dan lima anak demi bisa mendampingi abangnya, biar bisa berobat di Mesir," ujar Ibrahim menerjemahkan pernyataan Abu Ali saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (18/9).
Saat mendapat kesempatan berkuliah di Depok, kakak Abu Ali sudah mendapat perawatan di Mesir sehingga dirinya bisa berangkat ke sini. Namun, ia harus meninggalkan seluruh keluarganya di Gaza.
Menurutnya, keluarga yang ada di Gaza hidup dalam serba kekurangan akibat serangan zionis Israel. Tak ada rumah, mereka pun tinggal di bawah tenda pengungsian tanpa fasilitas yang memadai.
"Kurang minum, kurang air di sana, semuanya kurang makanannya juga. Sangat-sangat terbatas, kadang mereka tidak makan satu hari, kadang makan satu hari satu kali," tutur Ibrahim.
Dengan kondisi Gaza yang masih dibayang-bayangi ketakutan, Abu Ali berharap agar keluarganya juga dapat segera dievakuasi ke Indonesia dan tinggal bersamanya. Sebelumnya, dalam sela upacara penyambutan mahasiswa baru di UIII Abu Ali menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar cita-cita pribadi, melainkan juga tali harapan.
Datang dari Gaza, Palestina, sebuah tempat di mana kehidupan sehari-hari terinspirasi dengan perjuangan dan inspirasi, ia memilih untuk menempuh mimpinya di UIII. Saat ini, dia resmi terdaftar di Fakultas Studi Islam, Program Magister Takhassus Turath (Kajian Islam Klasik).
"Saya memilih program ini karena melanjutkan jalur akademik yang saya mulai di Universitas Al-Azhar Gaza, tempat saya lulus dari Fakultas Pendidikan dengan fokus pada Studi Islam," ungkap Bayan.
Ia menceritakan, setelah melakukan penelitian, menemukan informasi bahwa UIII menyediakan lingkungan akademik yang mendukung. Kemudian didukung dengan dosen-dosen yang berkompeten serta kurikulum yang komprehensif
Bagi Abu Ali, kampus UIII bukan sekadar institusi akademik. Lebih dari itu, UIII adalah ruang harapan, tempat ia ingin memperkuat keterampilan akademik dan kemampuan berpikir kritis. Di kampus UIII Bayan juga ingin menumbuhkan suaranya sebagai seorang cendekiawan meski berasal dari tanah air yang penuh kesulitan.
"Saya yakin belajar di UIII akan membuat saya lebih produktif dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022