
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI AL pada Rabu (10/9) di Markas Komando Armada Republik Indonesia, Jakarta Pusat. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Peringatan HUT ke-80 TNI AL pada Rabu (10/9) berlangsung sederhana. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin peringatan hari jadi Angkatan Laut Indonesia itu di Markas Komando Armada Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Ali menekankan sejumlah arahan.
Orang nomor satu di TNI AL itu meminta agar peringatan 8 dekade lahirnya TNI AL dijadikan sebagai momentum untuk mengevaluasi diri. Termasuk pencapaian Angkatan Laut selama ini dan bagaimana membangun TNI AL ke depan. Mengingat, TNI AL memiliki peranan yang sangat vital dan strategis dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.
”Perkembangan lingkungan strategis saat ini ditandai dengan situasi dinamis, kompleks dan tidak menentu, penuh ketidakpastian dan kemajuan teknologi yang sangat cepat. Bagi TNI Angkatan Laut, kondisi itu menjadi suatu tuntutan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi dalam pemenuhan pelaksanaan tugas,” kata Ali.
Perwira tinggi (pati) TNI AL yang pernah bertugas sebagai panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I tersebut menyatakan bahwa tidak hanya tugas pertahanan, penegakan hukum dan keamanan di wilayah laut juga harus menjadi atensi. Di samping itu, TNI AL juga harus terus melaksanakan diplomasi yang baik untuk menjaga hubungan dengan negara lain.
”Serta pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut dengan memberdayakan wilayah pertahanan laut Indonesia,” jelasnya.
Menurut Ali, saat ini TNI AL sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk memperkuat struktur dan pencapaian tugas melalui validasi organisasi. TNI AL juga sudah memulai penataan komprehensif melalui pembentukan organisasi-organisasi baru dan peningkatan lantamal menjadi kodaeral. Selain itu, modernisasi kekuatan TNI AL diperkuat dengan kehadiran kapal-kapal baru seperti KRI Brawijaya 320.
”Di berbagai medan tugas, prestasi dan kinerja TNI Angkatan Laut telah mendapatkan pengakuan dan apresiasi positif dari masyarakat. Pencapaian itu perlu dievaluasi sebagai bahan peningkatan pencapaian berikutnya,” ucap Ali.
Dia ingin, TNI AL di masa yang akan datang menjadi Angkatan Laut yang modern, berdaya gentar kawasan dan berproyeksi global. Itu penting untuk mendukung Indonesia maju menuju Indonesia emas pada 2045. Untuk melanjutkan komitmen TNI AL dalam memenuhi tuntutan tugas, seluruh prajurit harus meningkatkan kepatuhan dan ketaatan pada hukum dan peraturan yang berlaku.
”Pencapaian tugas TNI Angkatan Laut akan lebih optimal tidak hanya melalui kerja keras dan komitmen kuat prajurit Jalasena Samudera, namun juga kerjasama dengan masyarakat dan instansi maupun institusi lainnya,” terang dia.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
