Tulisan pada unggahan tuntutan rakyat 17 + 8 (Instagram/@jeromepolin)
JawaPos.com-Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto memastikan Presiden Prabowo Subianto selalu mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk tuntutan massa aksi yang menamakan diri membawa “17+8 tuntutan rakyat”. Namun, ia mengingatkan tidak semua tuntutan bisa dipenuhi sekaligus.
Baca Juga: Sistem Telkomsel Diduga Bocor! Pengguna Ramai-ramai Keluhkan Muncul Notifikasi 'NO SYSTEM IS SAFE'
“Sebagian apa yang diminta oleh para pendemo, oleh masyarakat, ya tentu selalu didengar oleh Presiden. Dan Presiden juga sedapat mungkin telah mendengarkan itu kemudian memenuhi apa yang diminta,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9). “Tentunya tidak serentak ya semua dipenuhi. Kalau semua permintaan dipenuhi kan juga repot,” sambung mantan Panglima ABRI itu.
Wiranto menilai, Prabowo merupakan sosok yang responsif terhadap harapan rakyat. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terkait penyerapan tuntutan-tuntutan yang disampaikan pendemo.
“Tentu kita nyerahkan saja kepada Presiden. Yang saya tahu beliau sangat memperhatikan, sangat mendengarkan, dan responsif terhadap apa yang diharapkan rakyat,” ujarnya.
Wiranto mengingatkan semua pihak agar tetap menahan diri dan tidak terbakar emosi. Ia menekankan, seluruh masalah bisa dibicarakan dan dikomunikasikan dengan baik bersama pemerintah.
“Karena semua masalah bisa dibicarakan dengan baik, bisa dikomunikasikan,” tuturnya.
Wiranto juga menyinggung perjuangan para pendahulu bangsa. Menurutnya, masyarakat saat ini seharusnya malu jika tidak mampu menjaga persatuan.
“Harusnya kita malu pada para pendahulu kita yang telah memerdekakan negeri ini. Mereka bertaruh nyawa melawan penjajah. Sedangkan kita hanya harus memelihara persatuan-kesatuan bangsa,” jelasnya.
Meski tak merinci agenda pertemuan, Wiranto menyebut dirinya dipanggil Presiden Prabowo untuk membicarakan langkah-langkah pemerintah pascaaksi demonstrasi yang berujung ricuh.
“Saya akan membicarakan hal-hal apa yang sebenarnya harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi semua ini. Tapi kembali tadi, kalau semuanya bisa nahan diri, tidak emosional, saya kira semuanya baik-baik saja,” pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah aktivis hingga influencer menyerahkan 17+8 tuntutan rakyat ke DPR RI, pada Kamis (4/9). Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Andovi da Lovez, Jerome Polin, Fathia Izzati, Abigail Limuria, hingga Jovial da Lovez.
Penyerahan 17+8 tuntutan rakyat itu diterima oleh perwakilan DPR RI, yakni Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade dan Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka. (*)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
