
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menutup aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (4/9), dengan tabur bunga. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menutup aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (4/9), dengan tabur bunga.
Tabur bunga dilakukan sebagai simbol duka dan kritik terhadap wakil rakyat yang dinilai tidak lagi berpihak kepada masyarakat kecil. Puluhan lilin juga menyala, diiringi lagu Indonesia Pusaka, menciptakan suasana haru.
Tak sedikit mahasiswa yang meneteskan air mata mengenang para korban aksi di berbagai daerah. Diketahui tercatat ada 11 orang meninggal, 500 luka-luka, dan 3.400 orang dikriminalisasi.
Aksi yang dimulai pukul 16.30 WIB ini berlangsung damai hingga ditutup sekitar pukul 17.50 WIB. Mahasiswa secara bergantian meninggalkan lokasi dengan tertib, sementara aparat melakukan penjagaan ketat.
Koordinator Pusat (Korpus) BEM SI, Muzammil Ihsan, menegaskan aksi ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud perjuangan menyelamatkan bangsa.
"Aksi hari ini dijalankan dengan tertib dan damai untuk benar-benar menyampaikan aspirasinya secara substansial. Kita ingin benar-benar menyelamatkan Indonesia," ujar Muzammil di lokasi.
Meski aksi telah selesai, mahasiswa memastikan mereka akan tetap mengawal kebijakan pemerintah.
Selain tabur bunga, massa juga membawa spanduk penuh kritik. Bahkan, satu karangan bunga besar dibentangkan dengan tulisan:
"Turut Berduka Cita Atas Meninggal Dewan Perwakilan Rakyat."
Simbol ini menjadi pesan satir terhadap DPR yang dianggap gagal menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat.
Berikut 13 tuntutan yang dibawa mahasiswa:
1. Turunkan tunjangan DPR sekarang juga! Rakyat sengsara, wakilnya berpesta.
2. Sahkan RUU Perampasan Aset. Tangkap, rampas, adili semua harta koruptor.
3. Reformasi total Polri dan DPR. Bersihkan dari mafia dan kartel kekuasaan.
4. Bebaskan kawan-kawan yang ditahan. Stop kriminalisasi gerakan rakyat.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
