Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 01.15 WIB

Diplomat RI di Peru Zetro Leonardo Purba Meninggal Ditembak OTK, Komisi I DPR Desak Investigasi Menyeluruh

Zetro Leonardo Purba, staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru yang tewas ditembak orang tak dikenal. (Instagram @kemlu_ri) - Image

Zetro Leonardo Purba, staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru yang tewas ditembak orang tak dikenal. (Instagram @kemlu_ri)

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan duka cita mendalam atas penembakan yang menewaskan seorang diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, 40, di Lima, Peru. Ia mendesak agar pemerintah segera memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri RI atas gugurnya salah satu diplomat terbaik bangsa. Ini adalah duka kita bersama sebagai bangsa Indonesia," kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (2/9).

Menurutnya, pemerintah Peru wajib menindaklanjuti kasus ini dengan serius. Sebab, Zetro, yang menjabat sebagai Penata Kanseleri Muda di KBRI Lima, tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) pada Senin (1/9) malam waktu setempat. Hingga kini, penyebab dan motif penembakan masih dalam penyelidikan.

"Kami mendesak otoritas setempat untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan akuntabel terhadap insiden ini," tegasnya.

Sukamta menekankan, serangan terhadap diplomat merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik, yang menjamin keamanan dan keselamatan staf diplomatik di negara penempatan.

Lebih jauh, Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri RI meningkatkan koordinasi dengan Interpol, PBB, dan otoritas keamanan Peru untuk mengungkap apakah insiden ini terkait kejahatan terorganisasi, geng kriminal internasional, atau bahkan indikasi terorisme transnasional.

"Keamanan WNI adalah prioritas utama. Kami tidak ingin insiden ini terulang, apalagi jika ada potensi keterlibatan geng kriminal internasional atau praktik korupsi lokal yang melemahkan perlindungan," jelas legislator asal Jogjakarta itu.

Komisi I DPR juga meminta Kemlu RI memperkuat pengamanan seluruh fasilitas diplomatik Indonesia di Amerika Latin dan memetakan potensi ancaman. "Kita harus memastikan para diplomat kita dapat bertugas dengan aman dan bermartabat. Negara harus hadir dan tegas jika ada keterlibatan geng kriminal atau kelompok terorganisasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Sukamta menegaskan pentingnya diplomasi kemanusiaan dan perlindungan hak-hak diplomat Indonesia di luar negeri. "Pemerintah harus mengambil langkah diplomatik strategis untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh perwakilan diplomatik kita di dunia internasional," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore