
Penjagaan ketat dilakukan aparat TNI di jalan menuju rumah Sri Mulyani, Selasa (2/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani dijarah oleh massa pada Minggu (31/8) dini hari. Kini, hari ketiga setelah insiden tersebut, kondisi rumah Sri Mulyani masih dijaga ketat.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, rumah Sri Mulyani berada tepat diujung jalan Mandar IX. Kini jalan masuk menuju rumah Sri Mulyani telah diportal.
Penjagaan pun diperketat. Petugas TNI dengan seragam loreng menjadi penjaga portal menuju kediamannya.
Portal hanya dibuka untuk warga yang tinggal di jalan buntu itu. Warga yang memesan makanan secara online pun harus berjalan kaki menuju portal.
Dari kejauhan, terdapat mobil inafis Polri telah terparkir di pinggir jalan. Mobil itu baru meninggalkan rumah Sri Mulyani sekitar pukul 14.27 WIB.
"Iya dari inafis udah dateng," ujar salah seorang petugas keamanan.
Salah seorang warga Bintaro, Adi, 36, mengatakan rumah yang dijarah warga memang benar rumah Menteri Sri Mulyani. Namun, kesehariannya, Sri Mulyani tidak tinggal disana.
"Benar memang itu rumah asli dia di Bintaro. Tapi, sehari-hari, bu Sri Mulyani tidak tinggal di Bintaro," ujar pria berambut panjang itu.
Rentetan Penjarahan Rumah Pejabat: Sahroni, Eko Patrio hingga Nafa Urbach
Baca Juga: Prabowo Cium Aroma Makar di balik Kerusuhan Demo, NasDem Dukung Pembentukan Tim Independen
Penjarahan pertama dilakukan massa di kediaman Politikus NasDem yang juga terkenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok sekira pukul 15.00 WIB.
Sejumlah barang mewah diambil oleh massa. Mulai dari jam tangan, tas branded, TV berukuran besar, kursi dan sofa, meja, hingga potongan-potongan action figure Iron Man dan Spiderman.
Tak hanya itu, 2 unit mobil mewah milik Sahroni ikut dirusak massa. Mobil itu di antaranya Lexus RZ 450e dan Porsche 1600 Super.
Sekitar pukul 22.00 WIB, massa juga melakukan penjarahan di rumah politikus PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. Massa mendatangi rumah di kawasan Setiabudi, yang disebut-sebut memiliki harga Rp 150 miliar itu.
Tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.
Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
