
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui anak buahnya di Markas Komando Satbrimob Polda Metro Jaya pada Senin (1/9). (Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui pasukannya di lapangan. Termasuk personel Brimob di Markas Komando Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Senin (1/9). Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit menegaskan bahwa seluruh pasukan Satbrimob Polda Metro Jaya harus tetap mempertahankan markas.
Hal itu ditegaskan oleh Jenderal Sigit karena Markas Komando Satbrimob Polda Metro Jaya menjadi salah satu sasaran massa yang beraksi sejak 28-31 Agustus lalu. Massa yang marah melempari, merusak, dan berusaha masuk ke dalam markas polisi di jantung Jakarta tersebut. Karena itu, kapolri meminta agar seluruh jajarannya bertindak tegas dan terukur bila ada perusuh yang merusak.
”Pertahankan markas kalian dengan sebaik-baiknya. Haram hukumnya markas sampai jebol,” tegasnya.
Kepada seluruh jajarannya, Jenderal Sigit meminta Brimob tetap siaga menjaga markas komando. Dia pun menekankan, penggunaan kekuatan harus sesuai aturan yang berlaku, mulai dari ucapan verbal, penggunaan tongkat, gas air mata, peluru karet, hingga peluru tajam, bila situasi darurat mengancam keselamatan personel dan markas.
Dengan tegas, Jenderal Sigit menyatakan bahwa Polri sangat menghormati kebebasan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998. Namun, dia menegaskan, aksi yang berujung pada pembakaran, penjarahan, dan penyerangan terhadap aparat bukanlah bentuk penyampaian pendapat.
”Yang terjadi kemarin bukan menyampaikan pendapat, karena tidak ada orasi, mereka datang langsung menyerang, membakar, menjarah. Saya anggap itu pelanggaran pidana, karena telah membakar, menjarah hingga menyebabkan beberapa orang terluka,” kata dia.
Atas kerja keras anak buahnya dalam melaksanakan tugas dan menjaga markas, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi. Khususnya kepada anggota Brimob Polri yang beberapa hari terakhir terus menjaga markas dan menghadapi berbagai aksi kerusuhan. Dia menegaskan bahwa Brimob telah menunjukkan kesigapan meskipun dalam kondisi yang terbatas.
”Saya ucapkan terima kasih, dalam waktu empat hari tetap berjuang mempertahankan markas, meskipun menghadapi berbagai macam aksi rusuh. Saya bangga rekan-rekan bisa mempertahankan markas kebanggaan ini,” kata dia.
Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu pun berpesan agar personel Brimob bisa membedakan pengunjuk rasa yang sah dengan perusuh. Hak-hak pengunjuk rasa tetap dijamin, tetapi terhadap perusuh, dia menyatakan bahwa tidak ada toleransi.
”Jadi jangan ragu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih, terus semangat, Brigade! Salam untuk keluarga,” pungkasnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
