
Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila. (Istimewa)
JawaPos.com-Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila angkat suara soal aksi demonstrasi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR. Aksi itu berujung ricuh di sekitar Gedung DPR/MPR.
Ketua Umum SAPMA Pemuda Pancasila Aulia Arief meminta semua pihak menahan diri. Dia menegaskan, penegakan hukum tidak boleh jadi alat kekuasaan.
"Mengecam keras tindakan kekerasan, penekanan, intimidasi, san upaya pembungkaman terhadap mereka yang menyuarakan kebenaran," tegas Aulia Arief dalam keterangannya.
Aulia menegaskan bahwa kekerasan menjadi preseden buruk bagi demokrasi Indonesia. SAPMA pun menuntut adanya akuntabilitas serta penegakan hukum yang tegas dan adil.
"Aparat negara adalah pelindung rakyat, bukan penguasa rakyat. Setiap penyalahgunaan wewenang harus diusut tuntas dan tidak boleh ada impunitas," urai Aulia Arief.
Gelombang protes terhadap DPR mencuat akibat kebijakan tunjangan anggota Dewan yang dianggap tidak masuk akal. Aksi unjuk rasa bahkan menelan korban jiwa, yakni seorang driver ojek online Affan Kurniawan, yang tewas saat kericuhan di Pejompongan.
"Kami, SAPMA Pemuda Pancasila, dengan tegas menyatakan bahwa kami berdiri di sisi rakyat. DPR seharusnya menjadi wakil rakyat, namun realitas hari ini menunjukkan banyak wakil yang justru melupakan amanah dan mengkhianati suara rakyat demi kepentingan segelintir pihak. Sikap seperti ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi dan konstitusi," ungkap Aulia.
SAPMA Pemuda Pancasila juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan Indonesia dan melawan segala bentuk ketidakadilan.
"Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu, melawan ketidakadilan, menolak pengkhianatan terhadap amanah rakyat, dan menjaga persatuan Indonesia berdasarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat," imbuh dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
