Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 05.37 WIB

Dicari Pendemo, Eko Patrio Minta Maaf, Bilang Tak Tebersit Sedikitpun untuk Memperkeruh Keadaan

Eko Patrio (kiri) didampingi Pasha Ungu, meminta maaf setelah aksinya joget-joget saat pengumuman kenaikan gaji DPR menuai kritik dari publik. (Instagram ekopatriosuper) - Image

Eko Patrio (kiri) didampingi Pasha Ungu, meminta maaf setelah aksinya joget-joget saat pengumuman kenaikan gaji DPR menuai kritik dari publik. (Instagram ekopatriosuper)

JawaPos.com-- DPR RI mendapat sorotan tajam dari publik setelah adanya pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan untuk para anggota dewan disaat kondisi masyarakat sedang terhimpit secara ekonomi.

Tingkah sejumlah anggota DPR melakukan aksi joget-joget saat pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan DPR itu disorot tajam oleh banyak orang. Mereka dianggap tidak peka terhadap kesulitan yang sedang dihadapi masyarakat yang diwakilinya.

Salah satu anggota DPR yang sempat joget-joget adalah Eko Patrio. Alhasil, dia pun disorot tajam oleh netizen atas aksinya tersebut. Bukannya sedih memikirkan penderitaan rakyat, Eko justru terkesan bergembira untuk kepentingan dirinya sendiri.

Eko Patrio akhirnya buka suara setelah mendapat kritikan dari netizen. Meskki tingkahnya itu diakuinya kurang tepat, dia menegaskan tidak ada niatan jahat dalam aksinya berjoget yang videonya viral di media sosial.

"Tidak ada sedikitpun tebersit niatan dari diri saya untuk memperkeruh keadaan," katanya dalam video klarifikasinya.

Kejadian ini membuatnya banyak belajar. Eko Patrio berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya dalam bertindak dan berkomitmen mau menjadi anggota DPR RI yang lebih baik lagi.

"Ke depan, saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan menyampaikan pendapat. Saya berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjalankan peran saya sebagai wakil rakyat dengan ketulusan, keberanian, dan menjaga sumpah yang telah saya ikrarkan," ungkapnya. 

Dia pun meminta berbagai komponen bangsa untuk dapat menjaga persatuan dan kedamaian bangsa. Eko Patrio sampai beberapa kali minta maaf atas tindakan yang tidak terpuji tersebut. 

"Saya berharap permohonan maaf ini diterima, sekaligus menjadi engingat dan refleksi bagi saya untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan Amanah serta tanggungjawab yang diberikan," katanya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore