Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 06.44 WIB

Istana Beri Atensi Khusus Insiden Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob di Pejompongan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Tangkapan layar Youtube) - Image

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Tangkapan layar Youtube)

JawaPos.com - Istana Negara menaruh perhatian khusus atas insiden tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol), yang diduga tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8). Insiden itu terjadi saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR berujung kericuhan.

Kabar itu rupanya sudah sampai ke orang dekat Presiden Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, pemerintah meminta aparat kepolisian untuk berhati-hati dalam melakukan pengamanan aksi massa. 

Ia menekankan agar seluruh tindakan aparat tetap berada dalam koridor hukum, serta mengedepankan aspek kemanusiaan.

“Termasuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut (ojol diduga dilindas Barakuda) di atas,” kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Kamis malam (28/8).

Menurutnya, setiap insiden yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka harus menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi keamanan. Ia menegaskan, penggunaan kekuatan oleh aparat hanya boleh dilakukan secara terukur dan proporsional.

“Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian," tegasnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang tidak ingin terjadi itu. "Tentunya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto mengkonfirmasi kabar wafatnya seorang pengendara ojol pasca terlindas rantis Brimob. Dia menyatakan bahwa pengemudi ojol yang meninggal dunia berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

”Iya betul (ada pengemudi ojol meninggal dunia). Sebetulnya informasi yang kami dapat, saat ini ada dua rekan ojol yang (menjadi korban). Pertama mengalami luka-luka sekarang di (Rumah Sakit) Pelni, itu masih kritis, itu dari Grab kalau tidak salah. Dan ada satu yang sudah meninggal, dipastikan meninggal di RSCM, itu dari driver GoJek, itu yang terlindas tadi. Itu yang meninggal itu atas nama Afan Kurniawan. ” terang dia. 

Menurut Andi, pengemudi ojol yang sudah dipastikan kehilangan nyawa bernama Affan. Dia dilindas oleh rantis milik Brimob Polri. Video saat Affan dilindas oleh rantis tersebut sudah beredar luas di media sosial. Dalam video itu tampak Affan tertabrak, sempat akan diselamatkan oleh massa, rantis Brimob itu justru tancap gas dan melindas Affan.

Sementara seorang pengemudi ojol lain yang kritis di Rumah Sakit Pelni diduga mengalami tindak kekerasan. Andi mendapat kabar bahwa korban dipukuli oleh aparat keamanan. Dia pun memastikan bahwa lokasi kejadian berada di Pejompongan. Informasi jatuhnya korban dari pengemudi ojol pun direspons oleh massa ojol. Mereka langsung menggeruduk Markas Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang.

”Hingga detik ini kawan-kawan masih ada yang di Brimob, ada yang merapat di Brimob, Mako Brimob, di Kwitang, dan sebagian ada yang di rumah sakit, RSCM ya,” pungkasnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore