
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi. (Ilham Kausar/Antara)
JawaPos.com - Sebanyak 15 tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank BUMN Cempaka Putih terbagi atas 4 klaster. Salah satunya adalah klaster pemantau. Tersangka Rahmat Sukur atau RS adalah bagian dari klaster pemantau. Dia bertugas mengikuti korban bernama Mohamad Ilham Pradipta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa RS ditangkap oleh polisi pada Minggu dini hari (24/8). Dia diamankan oleh polisi di wilayah Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Personel Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap RS dengan bantuan dari Polrestabes Semarang.
Penangkapan RS diawali dengan penggeledahan rumah di kawasan Candisari, Semarang. Namun, polisi tidak berhasil menemukan RS di lokasi tersebut. Dia lebih dulu melarikan diri sebelum petugas datang. Petugas kemudian mengejar RS sampai ke daerah Jalan Handayani, Sendangrejo, Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
”Alhamdulillah, sekitar pukul 02.15 WIB dini hari, saudara RS berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Ade Ary.
Berdasar hasil pemeriksaan awal, RS polisi berhasil mengungkap peran RS. Dia adalah salah seorang yang menyedikan tim pemantau untuk membuntuti korban. Selain itu, RS juga menyiapkan tim IT yang terlibat dalam rangkaian peristiwa penculikan dan pembunuhan korban. Hingga saat ini, petugas masih mendalami sejumlah informasi dari 15 tersangka yang sudah diamankan.
”Peran RS ini adalah menyiapkan tim pemantau dan juga tim IT. Itu yang berhasil didalami oleh penyidik,” ujar Ade Ary.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa saat ini kasus tersebut masih terus dikembangkan dengan prinsip kehati-hatian, kecermatan, serta berdasarkan SOP yang berlaku. Polda Metro Jaya juga memastikan bakal menyampaikan perkembangan secara bertahap mengenai detail peran masing-masing pelaku.
”Perlu kami sampaikan, total yang sudah diamankan terkait kasus ini ada 15 orang. RS ini termasuk di antaranya. Tentu detail siapa yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, peran-peran mereka, hingga barang bukti yang terkait, semuanya akan dipastikan setelah pemeriksaan mendalam,” tegasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
