
Ilustrasi belajar (Freepik)
JawaPos.com – Konsentrasi saat belajar sering kali menjadi tantangan besar, terutama di era serba digital yang penuh gangguan. Padahal, kemampuan untuk fokus memegang peran penting dalam menyerap dan memahami materi dengan optimal.
Tak jarang, ketidakmampuan menjaga fokus membuat proses belajar menjadi tidak efektif dan hasilnya pun kurang maksimal.
Belajar sendiri sebenarnya tidak terbatas oleh ruang atau usia. Mengutip laman BINUS University Knowledge Management & Innovation, proses belajar adalah bagian dari Lifelong Learning, atau pembelajaran sepanjang hayat.
Artinya, kegiatan belajar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik oleh anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia. Proses ini terus berlangsung seiring perjalanan hidup seseorang.
Seperti kata Albert Einstein, “Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah seseorang melupakan apa yang ia pelajari di sekolah.” Kutipan ini disampaikan dalam jurnal “Educative Trip (EDUTRIP): Optimalisasi Model Lifelong Learning di SMP Al-Fath” oleh Aos Uswadi (2025).
Esensinya, pendidikan sejati tidak hanya diukur dari hafalan atau nilai ujian, melainkan dari pemahaman dan kebiasaan belajar yang tertanam dalam diri seseorang.
Lalu, bagaimana agar konsentrasi belajar bisa tetap terjaga? Kuncinya ada pada beberapa kebiasaan yang bisa dilatih dan dibentuk dari sekarang.
1. Menciptakan tujuan atau visi dan misi dalam belajar
Sebelum mulai belajar, pastikan memiliki tujuan jelas atau poi napa yang ingin dicapai dari suatu topik atau materi yang akan dipelajari.
Hal ini bisa mempermudah dan mengorganisir hal apa saja yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Ciptakan lingkungan belajar yang nyaman
Mengutip dari laman Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) BPVP Ambon, menjelaskan bahwa membuat lingkungan belajar yang nyaman menjadi cara dalam meningkatkan konsentrasi belajar.
Belajar di tempat yang tenang dan rapi, sediakan perlengkapan belajar, serta pencahayaan yang cukup juga menjadi hal yang bisa mendukung belajar yang kondusif.
3. Atur waktu belajar yang cukup
Dalam hal ini, bisa dibuat jadwal teratur untuk belajar dan hindari waktu belajar yang berlebihan atau tanpa jeda karena hal ini justru bisa menyebabkan turunya Tingkat konsentrasi.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
