
Seorang warga mengamati gumpalan awan tebal dan pekat di langit Jakarta Utara (M Riezko Bima Elko Prasetyo/ANTARA)
JawaPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah di Indonesia akan terdampak hujan pada Jumat (22/8).
Cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia yang disebutkan oleh BMKG diperkirakan akan hujan disertai petir, banjir rob, dan gelombang laut tinggi.
Dikutip dari situs berita ANTARA dan akun YouTube BMKG, prakirawati Maria Claudina memaparkan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia.
Berawal dari Pulau Sumatra, cuaca berawan tebal hingga berkabut berpotensi terjadi di Banda Aceh dan Padang.
Masih di Pulau Sumatra, hujan ringan diprediksi mengguyur Medan, Jambi, dan Bengkulu, hujan sedang di Palembang juga Pangkal Pinang, hujan lebat disertai petir di Pekanbaru, Tanjung Pinang, serta Bandar Lampung.
Beralih ke Pulau Jawa, cuaca berawan tebal hingga berkabut berpotensi terjadi di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya, hujan ringan di Serang, Bandung, serta Semarang.
Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca berawan tebal hingga disertai kabut diprediksi menyelimuti Kupang dan Mataram, lalu hujan ringan di Denpasar.
Bergeser ke Pulau Kalimantan, hujan ringan berpotensi mengguyur kota Palangka Raya, Pontianak, dan Samarinda, lalu hujan disertai petir di Banjarmasin serta Tanjung Selor.
Berpindah ke Pulau Sulawesi, cuaca berawan tebal diprediksi menyelimuti Gorontalo, Kendari, Makassar, dan Manado, hujan ringan di Mamuju serta Palu.
Adapun untuk wilayah Indonesia bagian timur, cuaca berawan tebal berpotensi terjadi di Sorong, hujan ringan di Ambon, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Masih di wilayah Indonesia bagian timur, kota yang diprediksi akan dilanda hujan disertai petir adalah Ternate.
BMKG juga menjelaskan kondisi atmosfer dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 90W yang terpantau di perairan timur Filipina dengan kecepatan angin 15 knot atau 35 km per jam.
Fenomena itu membentuk konvergensi dari Laut Sulu hingga Pulau Luzon dengan potensi tumbuh menjadi siklon tropis kategori rendah dalam 24 jam ke depan.
Keberadaan bibit siklon tersebut diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan mempercepat angin permukaan hingga lebih dari 25 knot.
BMKG mengamati kecepatan angin terpantau di Teluk Carpentaria dan Laut Arafura, hingga Papua Selatan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
