
Ilustrasi KRL Jabodetabek. Akibat gempa Bekasi, KRL Jabodetabek sempat berhenti beroperasi, menunggu jalur aman. (Pexels)
JawaPos.com - Gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter yang mengguncang Bekasi rabu (20/8) malam langsung terasa dampaknya di Jakarta dan sekitarnya. Sejumlah rangkaian KRL di beberapa rute Jabodetabek terpaksa harus berhenti luar biasa (BLB).
”Keberangkatan masih menunggu aman, sehubungan dengan gempa bumi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan anda,” bunyi pengumuman di dalam rangkaian KRL Rute Tanah Abang–Rangkasbitung yang terpaksa berhenti antara stasiun Palmerah dan Kebayoran.
Kartika, salah satu penumpang KRL mengaku gempa terasa saat ia berada di dalam KRL yang melaju.
“Goyangnya pas perjalanan Palmerah–Kebayoran, ujarnya. Kereta baru berjalan kembali sekitar pukul 20.30, atau sekitar 40 menit setelah gempa.
Di Stasiun Bekasi, KRL bahkan berhenti lebih dari 20 menit, sejak saat gempa terasa. Para penumpang pun harus menunggu kondisi aman.
“Imbas dari adanya gempa di wilayah Kabupaten Bekasi-Jawa Barat yang dirasakan sebagian wilayah Bekasi dan sekitarnya, menyebabkan perjalanan Commuter line menunggu pengecekan jalur aman untuk melintas kembali. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis akun X @CommuterLine.
Sebelumnya, gempa mengguncang wilayah Jabodetabek dan terasa cukup keras oleh warga pada Rabu (20/8) malam.
Berdasar informasi dari akun media sosial resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sumber gempa bumi berada di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Akun media sosial tersebut menyatakan bahwa gempa bumi berkekuatan 4,9 skala richter mengguncang Bekasi pada pukul 19.54 WIB. Gempa itu berpusat pada kedalaman 10 kilometer.
Meski begitu, BMKG harus memastikan lebih jauh data dan informasi tersebut. Sebab, proses pengolahan data masih berlangsung. Informasi yang disampaikan sementara mengutamakan kecepatan.
”Gempa Mag:4.9, 20-Aug-2025 19:54:55 WIB, Lok:6.48LS, 107.24BT (14 km Tenggara KAB-BEKASI-JABAR), Kedalaman:10 Km. Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis akun X @infoBMKG.
BMKG belum mengeluarkan keterangan lebih lanjut mengenai guncangan yang dirasakan oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Termasuk sumber pasti gempa bumi itu serta informasi lain berkaitan dengan dampak gempa dan analisis gempa tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
