
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjamin tidak ada pungli dalam reaktivasi rekening dormant. (Istimewa)
JawaPos.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)buka suara soal hebohnya kabar akan memblokir e-wallet tak terpakai alias nganggur. Rencana ini muncul, setelah sebelumnya PPATK berhasil melakukan blokir sementara terhadap rekening dormant.
Merespons kabar itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana memastikan tidak benar akan melakukan blokir atau penghentian sementara e-wallet nganggur atau dormant.
"Tidak ada pemblokiran e-wallet dormant. Tidak ada alasan khawatir e-wallet dihentikan sementara. Tidak benar," kata Ivan Yustiavandana kepada JawaPos.com, Senin (11/8).
Kendati begitu, Ivan menyebut, tidak menutup kemungkinan bahwa pemblokiran akan dilakukan dalam situasi tertentu. Salah satunya, jika memang ada dana ilegal yang masuk ke e-wallet.
Namun ia memastikan, jika kemudian hal itu benar dilakukan PPATK, tak lain sebagai langkah demi melindungi pihak yang dirugikan. Terlebih, memang sudah banyak kasus e-wallet yang sudah ditangani PPATK.
"Ya kalau ada dana ilegal masuk ke e-wallet, pastinya kami upayakan langkah untuk melindungi pihak yang dirugikan," jelasnya.
"Kan sudah banyak kasus ke e-wallet juga kami tangani," tambah Ivan.
Lebih lanjut, Ivan membeberkan bahwa PPATK sudah banyak menerima laporan terkait dana ilegal di e-wallet. Berdasarkan catatan PPATK, deposit judi online melalui e-wallet di sepanjang Semester I-2025 telah mencapai Rp 1,6 triliun.
"Berdasarkan data Semester I tahun 2025, diketahui bahwa deposit judi online melalui e-wallet mencapai Rp 1,6 Triliun dengan transaksi mencapai 12,6 juta kali transaksi," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
