
Prada lucky Chepril Saputra Namo semasa hidup. Ia tewas diduga usai dianiaya seniornya. (Istimewa)
JawaPos.com - Luapan kekecewaan orang tua Prada Lucky Chepril Saputra Namo atas kematian putra mereka viral di media sosial. Ayah Prada Lucky, Serma Christian Namo, tampak sangat marah dan kecewa. Dia menuntut keadilan dan meminta pelaku yang membunuh putranya dihukum mati dan dipecat dari TNI AD.
Terhadap tuntutan, kekecewaan, dan kemarahan tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan bahwa Angkatan Darat memahami dan sangat maklum. Sebab, tidak mungkin seorang ayah akan diam ketika putranya tewas seperti dialami Prada Lucky.
”Kami bisa memahami, kami bisa memahami namanya orang tua. Tapi, yang jelas sudah ada penjelasan dari satuan, dari danrem, dari pangdam, kepada keluarga korban terkait dengan kejadian itu,” ucap Wahyu saat diwawancarai pada Sabtu (9/8).
TNI AD sebagai institusi yang membina tempat Prada Lucky dan Serma Christian bertugas sangat berduka atas peristiwa yang dialami oleh korban. Tidak hanya itu, Angkatan Darat memastikan mengusut tuntas kasus tersebut dan menghukum para pelaku sesuai dengan aturan dan ketentuan.
”Jajaran pimpinan TNI Angkatan Darat di wilayah Kodam IX/Udayana dan Nusa Tenggara Timur sudah memberikan penjelasan kepada keluarga, lalu memberikan komitmen kepada keluarga untuk menindaklanjuti (kasus) ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Wahyu.
Jenderal bintang satu TNI AD itu pun menyampaikan bahwa pihaknya menampung setiap tuntutan dari pihak keluarga. Namun, proses hukum yang sedang berjalan juga harus dilalui. Sehingga nantinya akan jelas siapa, berbuat apa, dan harus bertanggung jawab sesuai perbuatan masing-masing.
”Sekali lagi akan diserahkan pada konstruksi kejadian dan peran masing-masing dihadapkan dengan peraturan perundangan-undangan militer yang kami miliki. Tapi, yang pasti komitmen untuk memproses kasus ini secara menyeluruh itu sudah disampaikan oleh jajaran TNI Angkatan Darat,” tegasnya.
Prada Lucky merupakan personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere. Dia meninggal dunia di ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT pada Rabu (6/8). Dugaan awal menyebut bahwa Prada Lucky menjadi korban penganiayaan senior-seniornya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
