Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 00.32 WIB

Sempat Hilang, ABK Fast Boat Bali Dolphin Cruise 2 yang Kecelakaan hingga Terbalik di Perairan Sanur Ditemukan

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban hilang pasca kecelakaan kapal cepat Dolphin II di Perairan Sanur, Bali. Jenazah korban ditemukan pada Rabu (6/8). (Kantor SAR Denpasar) - Image

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban hilang pasca kecelakaan kapal cepat Dolphin II di Perairan Sanur, Bali. Jenazah korban ditemukan pada Rabu (6/8). (Kantor SAR Denpasar)

JawaPos.com - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang korban hilang dalam kecelakaan kapal cepat Dolphin II di Perairan Sanur, Bali. Korban atas nama I Kadek Adijaya Dinata ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dia adalah satu-satunya anak buah kapal (ABK) yang hilang pasca kecelakaan kapal cepat Dolphin II kemarin sore (5/8).


Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya menyampaikan bahwa Adijaya Dinata ditemukan pada Rabu siang (6/8) sekitar pukul 13.00 WITA. Jenazah korban terdampak di bibir Pantai Padang Galak. Berdasar kesaksian masyarakat, semula jenazah korban dikira sebatang kayu yang mengambang. Namun saat terbawa gelombang dan mendekati pinggir pantai, masyarakat sadar bahwa itu jenazah. 


”Setelah menerima informasi penemuan, Tim SAR Gabungan yang saat itu sedang melakukan penyisiran darat langsung merapat ke lokasi untuk mengevakuasi korban,” kata Sidakarya. 


Setelah itu, Tim SAR Gabungan menghubungi pihak keluarga dan memberikan kesempatan untuk mengenali jenazah korban. Mereka memastikan bahwa jenazah tersebut adalah  Adijaya Dinata yang menjadi korban kecelakaan kapal wisata di Perairan Sanur. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. 


Sebelumnya Tim SAR Gabungan sudah melaksanakan pencarian korban di seputaran lokasi kapal terbalik. Pencarian hari ini dimulai sejak pagi. Tim SAR Gabungan atas Tim SRU darat dan SRU laut. Kantor SAR Denpasar menggerakan 1 unit Rigid Inflatable Boat dan melibatkan 7 personel. Sidakarya turun langsung memantau jalannya operasi SAR. 


”Sementara itu, upaya membalikan posisi kapal dengan 1 alat berat tidak berhasil dilakukan, kemudian kami koordinasi kembali untuk mengirim bantuan 1 unit lagi, dan akhirnya dilakukan dengan menggunakan 2 unit alat berat,” imbuhnya.


Dengan ditemukannya seluruh korban kecelakaan kapal tersebut, operasi SAR dihentikan atau ditutup. Sidakarya menyatakan bahwa jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia dan dievakuasi dalam keadaan selamat sudah sesuai dengan manifest pelayaran kapal cepat Dolphin II. Terkait dengan penyelidikan atas kecelakaan tersebut diserahkan kepada pihak berwenang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore