
Terdakwa kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) untuk anggota DPR Harun Masiku. (Dery Ridwansah/ JawaPos.
JawaPos.com - Kementerian Hukum (Kemenkum) secara resmi menyerahkan salinan surat Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberian amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (1/8) malam. Penyerahan tersebut memicu spekulasi mengenai kemungkinan bebasnya Hasto malam ini juga.
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkum, Widodo, membenarkan bahwa pihaknya telah menyerahkan surat tersebut kepada KPK. Widodo turut memperlihatkan Keppres itu kepada awak media yang melakukan peliputan di KPK.
"Ya, surat salinan Keppresnya kepada Pak Asep itu kami cuma ini saja, isinya apa nanti pimpinan sampaikan terhadap keputusan tersebut," kata Widodo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/8).
Widodo menambahkan, penjelasan resmi mengenai substansi Keppres akan disampaikan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. "Nanti kalau tidak salah malam ini atau sebentar lagi Kemenkum akan, Pak Menteri akan konpers, akan jelaskan secara detail semuanya, sebagian atau seluruhnya. Monggo jika ingin ke selasar Kemenkum bersama teman-teman lainnya," ujarnya.
Saat disinggung apakah penyerahan surat tersebut otomatis membuat Hasto Kristiyanto bebas malam ini, Widodo menegaskan bahwa hal itu bukan ranahnya. Ia menyerahkan sepenugnya mekanisme tersebut ke KPK.
"Saya tidak bisa berhak menjawab, biar nanti pimpinan KPK yang jelaskan," ucapnya.
Widodo menegaskan, tugas Kemenkum hanya sebatas menyampaikan surat dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) ke pihak KPK. "Tugas saya hanya sampaikan surat ini dari amanah pimpinan Kemensetneg. Sudah diterima Pak Deputi sambil dikasih minum dan Alhamdulillah tugas saya sudah selesai dan sudah dilaporkan juga ke Pak Wamensesneg," terang Widodo.
Lebih lanjut, Widodo memastikan bahwa surat tersebut sudah diterima dengan baik oleh pimpinan KPK. "Suratnya ke pimpinan KPK sudah diterima dengan baik," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
