Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 19.53 WIB

Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen PNS Baru, Lulusan Perguruan Tinggi Diminta Tidak Kecil Hati, Lowongan Abdi Negara Selalu Terbatas

Rektor Universitas Terbuka Mohamad Yunus (tengah) di sela wisuda UT 2025 di Tangerang Selatan, Banten. (Hilmi/Jawa Pos) 

JawaPos.com–Pemerintah mengumumkan tahun ini tidak ada rekrutmen PNS baru. Lowongan hanya untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Itupun hanya terbatas di tiga instansi, dengan lowongan kursi tidak banyak. 

Keputusan pemerintah tersebut berpotensi membuat kecewa sebagian masyarakat. Pasalnya profesi menjadi PNS sampai sekarang masih jadi idaman sebagian besar masyarakat Indonesia.

Tidak adanya rekrutmen PNS baru di tahun ini, mendapatkan respons dari rektor Universitas Terbuka (UT) Mohamad Yunus. Kebetulan dia baru saja memimpin wisuda sekitar 1.500 orang. Dia berpesan wisudawan harus yakin bisa menaklukkan kehidupan. 

"Kepada para anak muda, lulusan perguruan tinggi, khususnya dari UT, saya tekankan kita harus terus hidup," kata Yunus di kampus UT Tangerang Selatan, Banten (29/7).

Dia menegaskan anak muda Indonesia tidak bisa terus bergantung untuk jadi PNS. Karena baginya dunia itu luas dengan segala macam peluang. 

"Sampai kapanpun (lowongan) pegawai negeri itu terbatas," kata Yunus.

Maka ketika tidak dibuka lowongan PNS baru, tidak perlu kecewa atau kecil hati. Karena kehidupan harus terus berjalan. Mahasiswa yang sudah menyelesaikan studinya, harus bisa membuka atau berkreasi untuk tetap hidup. 

Dia menegaskan yang paling untuk ditanamkan kepada anak muda adalah bagaimana caranya menciptakan kemudian.

"Apapun bentuk pekerjaannya. Yang penting tetap menjaga kehormatan kita kan," jelas Yunus.

Dia menjelaskan lowongan untuk jadi PNS biasanya hanya sekitar seribuan formasi. Sementara yang mendaftar bisa sampai ratusan ribu orang. 

"Kan gak mungkin juga diterima (PNS) semua," tutur Yunus.

Dia menegaskan jadi PNS itu bukan satu-satunya untuk bisa hidup. Karena banyak peluang di tempat lain. Bahkan lulusan perguruan tinggi bisa merintis usaha sendiri. Jika usaha rintisannya berkembang, justru akan membuka lapangan pekerjaan baru. 

Santer diberitakan bahwa tahun ini pemerintah tidak membuka pendaftaran PNS baru. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan yang tersedia hanya lowongan PPPK.

Itupun hanya di Kejaksaan Agung, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Alasannya pemerintah saat ini masih fokus menuntaskan urusan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) 2024. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore