
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
JawaPos.com - Viral peristiwa perundungan terjadi di SMP Negeri 3 Doko di Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Korban diduga mengalami kekerasan fisik saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka fisik dan trauma. Keluarga korban menyatakan tidak mau berdamai, memutuskan tetap membawa ke jalur hukum.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyesalkan adanya bullying ini. Dia meminta agar para pelaku mendapat pembinaan serius.
“Saya minta para pelaku utama bullying dan provokator, diberi sanksi dan pembinaan serius. Meski pelaku masih anak-anak, mereka tetap bisa diproses hukum melalui sistem peradilan pidana anak," kata Sahroni, (24/8).
Di sisi lain, Sahroni meminta kepada Polri agar memutus mata rantai perundungan di sekolah. Sebab, peristiwa tersebut terus berulang terjadi di lokasi yang berbeda.
"Selain itu, saya minta polisi harus betul-betul bisa memutus mata rantai kekerasan pada anak dan remaja, karena saya lihat kasusnya sudah terlalu banyak belakangan ini. Mulai dari bullying lah, pengeroyokan lah, tawuran lah, ini PR besar yang menuntut respons proaktif dan tegas dari kepolisian,” imbuhnya.
Selain itu, Sahroni juga mengingatkan agar sekolah mengambil peran aktif dalam melakukan edukasi dan pencegahan perundungan di wilayahnya. Perlu adanya edukasi yang baik kepada para siswa.
“Lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah juga harus bisa menghentikan aksi-aksi premanisme ini di ruang kelas mereka. Bisa dengan edukasi terus menerus, melindungi dan responsif terhadap korban, hingga tidak ragu untuk bekerjasama dengan polisi jika dibutuhkan," jelasnya.
Politikus Partai NasDem ini tak ingin dunia pendidikan Indonesia dipenuhi oleh aksi kekerasan. Sebab, para pelajar tersebut akan menjadi masa depan bangsa.
"Pokoknya yang terpenting adalah generasi muda kita harus bisa tumbuh dengan layak tanpa trauma dari kekerasan antara sesamanya. Itu yang jadi PR kita semua,” pungkas Sahroni.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
