Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 00.15 WIB

Guru SMAN 1 Purwakarta Maafkan 9 Siswa yang Acungkan Jari Tengah, KDM Minta Sanksi selain Skorsing

Guru SMAN 1 Purwakarta, Atun Syamsiah, memilih memaafkan sembilan siswanya yang melakukan perundungan dengan mencibir dan mengacungkan jari tengah kepadanya. - Image

Guru SMAN 1 Purwakarta, Atun Syamsiah, memilih memaafkan sembilan siswanya yang melakukan perundungan dengan mencibir dan mengacungkan jari tengah kepadanya.

JawaPos.com - Guru SMAN 1 Purwakarta, Atun Syamsiah, memilih memaafkan sembilan siswanya yang melakukan perundungan dengan mencibir dan mengacungkan jari tengah kepadanya. Kasus ini sempat viral hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapinya di media sosial.

“Saya memaafkan. Tugas kami sebagai pendidik adalah membimbing mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Senin (20/4).

Ia meyakini bahwa kesalahan yang dilakukan para siswa itu merupakan bagian dari proses belajar. Sehingga, dengan optimis ia percaya bahwa pelaku yang berbuat kesalahan bisa berubah di kemudian hari.

“Yang salah tidak selamanya salah, yang nakal tidak selamanya nakal. Tugas kami adalah membina,” singkat Atun.

Sementara itu, Kadisdik Jabar, Purwanto menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan sanksi sekaligus pembinaan terhadap para siswa tersebut. "Sanksinya bukan sekedar hukuman, tapi pembinaan. Mereka tetap berada dalam ekosistem pendidikan," tuturnya.

Adapun sanksi tersebut adalah para siswa akan menjalani pelatihan selama tiga bulan melalui kegiatan sosial, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. "Selama proses tersebut, mereka tetap mengikuti pembelajaran dan mendapatkan pendampingan intensif dari guru serta psikolog," ungkapnya.

Tak hanya itu, Purwanto juga menegaskan bahwa peran orang tua para siswa juga akan diperkuat. Setiap pekan, orang tua diwajibkan hadir ke sekolah untuk bersama-sama menyebarkan perkembangan perilaku para pelaku.

"Ini harus menjadi refleksi bersama. Anak-anak hari ini tidak hanya dididik oleh guru, tetapi juga oleh media sosial, lingkungan, dan masyarakat," tegasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini sembilan siswa SMAN 1 Purwakarta viral di media sosial usai mengacungkan jari tengah sambil tertawa-tawa dengan mengarahkannya kepada sang guru. Kelakuan mereka pun mendapat kecaman dari banyak pihak.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore