
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6). (YouTube TV Parlemen)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan, sikap Indonesia akan tetap berkomitmen pada jalur diplomasi dan perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel. Sugiono menyebut, posisi Indonesia sangat jelas dan konsisten sebagaimana amanat konstitusi untuk menciptakan perdamaian dunia.
“Dalam menyikapi situasi yang terus berkembang ini, Indonesia memposisikan diri jelas seperti yang tercantum di dalam konstitusi kita bahwa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia dan Indonesia akan selalu terlibat aktif dalam usaha-usaha menciptakan perdamaian dunia,” kata Menlu Sugiono saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6).
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, sikap politik luar negeri Indonesia tidak hanya bersandar pada prinsip moral dan historis, tetapi juga diperkuat oleh arahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikannya.
“Posisi ini juga ditegaskan lagi oleh Bapak Presiden Prabowo pada saat pelantikan beliau di gedung yang terhormat ini bahwa Indonesia akan memposisikan diri sebagai negara tetangga yang baik dan akan menjalankan politik bertetangga baik dengan semua tetangga-tetangga, baik yang langsung berbatasan dengan kita, intermediate ataupun tetangga yang jauh,” jelasnya.
Menurut Sugiono, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi keberlangsungan bangsa. Indonesia ingin menjadi mitra dalam kerja sama global untuk menciptakan stabilitas dan kemajuan dunia, sekaligus memenuhi tanggung jawab kepada rakyatnya sendiri.
Terkait eskalasi konflik Iran-Israel baru-baru ini, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga telah menyampaikan sikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran kedaulatan negara.
“Indonesia sudah menyampaikan bahwa kita mengecam serangan apapun yang melanggar kedaulatan negara manapun, khususnya yang terjadi kemarin dan dilakukan oleh Israel yang merupakan pelanggaran terhadap wilayah dan kedaulatan suatu negara,” tegasnya.
Sugiono juga mengingatkan pentingnya menjunjung hukum internasional dalam menjaga stabilitas global. Ia menyayangkan adanya serangan terhadap instalasi nuklir karena berisiko besar terhadap keselamatan manusia dan lingkungan.
“Kita mengecam penyerangan yang dilakukan terhadap instalasi nuklir karena hukum internasional telah jelas-jelas mengatur bahwa instalasi nuklir tidak dapat dijadikan sasaran. Ini membahayakan keamanan manusia, lingkungan hidup, serta merusak rezim non-proliferasi senjata nuklir dan traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT),” pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
