Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 17.43 WIB

Prabowo Cabut IUP Tambang di Raja Ampat, ISESS Sebut Penting Ada Keseimbangan Investasi dan Keberlanjutan

Penambangan di wilayah Raja Ampat, Papua. (Istimewa). - Image

Penambangan di wilayah Raja Ampat, Papua. (Istimewa).

JawaPos.com - Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut 4 izin pertambangan di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Langkah ini akan berdampak positif untuk masa depan. Sebab, harus ada keseimbangan investasi dan keberlanjutan.

"Stabilitas keamanan suatu kawasan, apalagi yang memiliki nilai strategis tinggi seperti Raja Ampat, baik secara ekologis maupun geopolitik, tidak bisa dipisahkan dari bagaimana negara menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan," ujar Fahmi, Rabu (11/6).

Pencabutan izin pertambangan ini dianggap sebagai langkah pencegahan. Sebab, ada ancaman kerusakan lingkungan apabila pertambangan tidak memperhatikan aturan yang diberlakukan.

"Keputusan Presiden menerbitkan Perpres No. 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan pada Januari, bahkan sebelum ramainya laporan publik di media sosial, merupakan langkah preventif dan responsif terhadap potensi konflik sosial, degradasi ekologis, dan ancaman keamanan wilayah," imbuhnya.

Langkah ini, kata Fahmi, menunjukan bahwa pemerintah bekerja berdasarkan rule of law. Semengtara itu, PT Gag diizinkan beroperasi karena karena berada di luar kawasan geopark dan telah mematuhi kaidah lingkungan. Sehingga pemerintah tidak melakukan pencabutan izin. Fahmi.

"Ini bukan semata respon atas keresahan sesaat, tetapi pernyataan sikap jangka panjang: bahwa Indonesia membangun tanpa mengorbankan masa depan," jelasnya.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan yang responsif dan berorientasi masa depan, Indonesia membuktikan bahwa negara hadir bukan hanya untuk mengatur, tetapi untuk melindungi.

"Raja Ampat adalah warisan bersama yang harus dijaga, bukan hanya oleh satu generasi, tetapi lintas zaman. Kini saatnya memastikan bahwa langkah-langkah berani ini terus berlanjut hingga ke seluruh pelosok negeri yang menghadapi ancaman serupa. Negara telah bertindak, dan kita semua tentunya harus ikut menjaga komitmen itu tetap hidup," tutupnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore