Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Mei 2025 | 15.59 WIB

Persebaya Surabaya Tatap Liga 1 2025/2026, 80 Persen Skuad Bertahan dan Pelatih Asing Baru Didatangkan

Persebaya Surabaya menyiapkan skuad untuk Liga 1 2025/2026 dengan mayoritas pemain bertahan dan pelatih baru. (Media Persebaya) - Image

Persebaya Surabaya menyiapkan skuad untuk Liga 1 2025/2026 dengan mayoritas pemain bertahan dan pelatih baru. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya mulai bergerak cepat menatap kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026. Klub asal Kota Pahlawan ini memastikan akan mempertahankan mayoritas skuad musim lalu dan mendatangkan pelatih asing baru untuk mengangkat performa tim.

Meski belum merilis daftar pemain resmi yang bertahan, manajemen memastikan tidak akan terjadi perombakan besar-besaran. Sekitar 80 persen skuad dipastikan tetap mengenakan jersey hijau kebanggaan Bonek.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, yang menyebut tim telah menyiapkan rencana jangka panjang sejak musim lalu.

Sebagian besar pemain telah diikat dengan kontrak multi years sebagai fondasi pembangunan tim berkelanjutan.

“Gambarannya, sebenarnya sejak musim lalu kami sudah membuat perencanaan,” ujar Candra. “Kalau teman-teman lihat, komposisi tim ini hampir 70-80 persen adalah multi years, itu jadi fondasi kami,” tambahnya.

Langkah mempertahankan pemain utama ini menjadi bukti keseriusan manajemen dalam membentuk tim yang stabil dan tidak bergantung pada perombakan tiap musim.

Beberapa nama kunci seperti Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah, Malik Risaldi, Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Dejan Tumbas tetap dipertahankan.

Kebijakan kontrak jangka panjang ini sejalan dengan filosofi manajemen yang tak ingin membongkar pasang tim setiap tahunnya. Hal ini juga dinilai penting untuk menjaga kekompakan dan konsistensi permainan tim di atas lapangan.

“Beberapa pemain yang nanti kami siapkan untuk musim depan juga konsepnya akan multi years,” jelas Candra. “Karena Persebaya gak mau tiap tahun bongkar pasang,” tegasnya lagi.

Meski skuad mayoritas dipertahankan, Persebaya Surabaya tetap melakukan evaluasi dengan melepas dua pemain, yakni M Hidayat dan Slavko Damjanovic. Tak hanya pemain, pelatih kepala Paul Munster juga resmi berpisah dari tim.

Pergantian pelatih ini menjadi salah satu titik penting dalam dinamika persiapan tim menyambut musim baru. Persebaya Surabaya disebut akan kembali menggunakan jasa pelatih asing sebagai nakhoda anyar tim.

Nama Eduardo Perez Moran mulai santer disebut sebagai kandidat kuat pengganti Munster. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla ini dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang cocok dengan karakter permainan Persebaya Surabaya.

Meski belum resmi diumumkan, sinyal kuat kedatangan pelatih asing baru ini disampaikan langsung oleh Candra Wahyudi. Ia menyebut kehadiran pelatih baru pasti membawa angin segar dan pendekatan berbeda untuk skuad.

“Setiap ada (pelatih) yang baru pasti akan ada adaptasi dan perubahan dan sebagainya,” ungkap Candra. “Cuma nanti seperti apa kan teman-teman bisa lihat sendiri,” tambahnya.

Manajemen Persebaya Surabaya menegaskan hadirnya pelatih asing baru akan disesuaikan dengan kebutuhan tim dan filosofi klub. Adaptasi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam proses transisi menuju musim kompetisi yang baru.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore