Mendikdasmen Abdul Mu
JawaPos.com - Dalam lawatannya ke Jawa Tengah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meluangkan waktu khusus untuk mengunjungi pendidik serta keluarga korban kecelakaan yang menimpa para guru SD Islam Tahfidz Qur’an (ITQ) As-Syafi’iyah, Magelang, Jawa Tengah. Selain menyampaikan duka cita, ia juga memberikan bantuan kepada para korban.
Kehadiran Mendikdasmen didampingi oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji; Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan Didik Suhardi; Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Komunikasi dan Media Ma’aruf; Staf Khusus Menteri Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali; serta beberapa jajaran di Kemendikdasmen.
”Kami tentu merasa sangat berduka dengan wafatnya para guru. Karena para pendidik ini yang memiliki pengabdian dalam membantu kami mencerdaskan bangsa,” ujarnya dalam keterangannya Kamis (22/5).
Menurutnya, peristiwa yang terjadi ini merupakan pengingat bagi semua pihak bahwa musibah dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Ia berkeyakinan, para guru yang wafat akibat kecelakaan dalam keadaan syahid. ”Semoga seluruh almarhumah wafat dalam keadaan syahid karena mayoritas tahfidz Qur’an dan mereka semua Fiisabilillah, sedang melaksanakan kegiatan agama yakni bertakziah,” ungkapnya.
Tak hanya memberikan penguatan, Mu’ti juga memberikan bantuan kepada keluarga korban kecelakaan. Tali asih diberikan sebanyak Rp 5 juta untuk masing-masing keluarga korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan para keluarga yang terkena musibah.
Kemudian, untuk guru yang masih berkuliah dan belum melanjutkan studi D4/S1 juga akan mendapatkan bantuan subsidi. ”Guru yang saat ini sedang berkuliah dan guru belum D4/S1, bisa mendapatkan subsidi untuk melanjutkan studi sebesar Rp. 3.000.000/semester,” sambungnya.
Kehadiran Mendikdasmen secara langsung ini diapresiasi oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji. Ia mengungkapkan, bahwa dukungan Mendikdasmen telah memberikan kekuatan Yayasan As-Syafi’iyah untuk meneruskan perjuangan guru-guru yang telah wafat untuk memberikan layanan pendidikan. ”Kehadiran dan support dari Pak Menteri dapat segera membuat yayasan ini bangkit dan bersemangat kembali untuk membangun generasi-generasi yang akhlakul kharimah,” ungkapnya.
Senada, Kepala Guru SD ITQ As-Syafi’iyah, Nurul Faizah berterima kasih atas dukungan dan bantuan baik moril maupun materiil dari Mendikdasmen. Selain doa dan penguatan, pihaknya juga mendapatkan bantuan untuk pembangunan gedung sekolah yang belum dapat direalisasikan.
“Harapan dari SD ITQ As-Syafi’iyah, dengan kehadiran Mendikdasmen dapat menumbuhkan semangat para pendidik dan murid-murid supaya kembali pulih untuk melanjutkan pendidikan setelah musibah yang terjadi,” ujarnya.
Seperti diketahui, kecelakaan lalu lintas menimpa 13 Guru di Purworejo pada 7 Mei 2025 lalu. Akibat kecelakaan yang terjadi, 10 orang guru meninggal dunia dan 3 orang guru lainnya mengalami luka-luka.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
