
Kasmudjo, dosen senior Universitas Gadjah Mada (UGM) beri klarifikasi soal ijazah Jokowi. (Istimewa)
JawaPos.com - Dosen pembimbing akademik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Kasmudjo, ikut terseret kasus dugaan ijazah palsu.
Pasalnya, nama Kasmudjo turut digugat oleh seorang advokat dan pengamat sosial, Komarudin dalam gugatan perihal ijazah Jokowi.
Kasmudjo digugat soal kepemilikan ijazah Jokowi, bersama dengan Rektor UGM, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kehutanan, dan Kepala Perpustakaan. Mereka digugat ke Pengadilan Negeri Sleman.
Merespons gugatan itu, Kasmudjo merasa tidak siap dalam menyikapi isu ijazah palsu yang saat ini dibawa ke ranah hukum. Sebab, ia mengaku tidak pernah menghadapi hal-hal semacam itu.
"Ndak siap. Soalnya menghadapi macem-macem itu saya belum pernah," kata Kasmudjo sebagaimana dikutip Kamis (15/5).
Kasmudjo menegaskan, dirinya sudah menyerahkan sepenuhnya urusan polemik ijazah Jokowi kepada Fakultas Kehutanan UGM. Pria berusia 75 tahun itu mengaku telah menghubungi pihak Fakultas Kehutanan perihal gugatan tersebut.
"Saya sudah kontak sama Dekan Fakultas Kehutanan, Pak Sigit. Segala sesuatunya terkait, apakah itu urusan ijazah, urusan perdata, atau urusan sebagai wakil untuk memberi penjelasan, semua dari fakultas sudah bilang," tegasnya.
Sebagaimana mengutip Radar Jogja Jawa Pos Group, Kasmudjo, yang telah mengabdi di Fakultas Kehutanan UGM sejak era 1970-an, menjelaskan bahwa perannya hanya sebatas sebagai dosen pembimbing akademik selama Jokowi menempuh pendidikan di UGM.
Ia menyebut, pembimbing skripsi Jokowi kala itu adalah Prof Achmad Sumitro. “Yang membimbing skripsi Pak Jokowi itu Prof Achmad Sumitro. Tim penguji dan pembantu pembimbingnya pun berbeda,” ucapnya.
Saat disinggung mengenai keaslian ijazah Jokowi, Kasmudjo mengaku tidak mengetahui apa pun terkait hal tersebut. Ia menegaskan tidak pernah melihat secara langsung dokumen tersebut.
“Saya tidak tahu sama sekali kalau kaitannya dengan ijazah. Karena saya tidak pernah melihat ijazahnya itu seperti apa. Maka saya mau cerita apa, kan saya tidak tahu,” pungkasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
