
Eric Garcia bersama Hansi Flick (Dok. Fabrizio Romano)
JawaPos.com – Masa depan bek muda Eric Garcia akhirnya menemukan titik terang. Harapan Como untuk mendatangkan sang bek dari Barcelona resmi kandas setelah pelatih mereka, Cesc Fabregas, mengungkapkan bahwa pemain 24 tahun itu akan tetap bertahan di Camp Nou. Pernyataan ini sekaligus mematahkan spekulasi yang sempat ramai menjelang bursa transfer musim panas.
Nama Garcia memang sempat santer dikaitkan dengan beberapa klub, termasuk Tottenham Hotspur dan tiga tim La Liga lainnya, seperti Real Betis, Real Sociedad, serta Girona. Namun, Fabregas secara terang-terangan menyebut bahwa upaya timnya untuk memboyong mantan pemain Manchester City itu harus berakhir tanpa hasil.
“Saya konfirmasi ketertarikan kami kepada Eric Garcia dari Barcelona,” ucap Fabregas saat konferensi pers jelang laga Serie A melawan Cagliari, Sabtu (10/5). “Saya sangat menyukainya: dia pemain serbaguna, pemimpin, dan penting bagi tim. Tapi dia akan tetap di Barcelona.”
Fabregas: Bek Serbaguna Itu Masih Penting untuk Barca
Sejak awal 2025, Como memang dikabarkan sangat serius mendekati Garcia. Terlebih saat itu sang bek sedang kesulitan mendapat menit bermain reguler di bawah asuhan Xavi Hernandez. Kesempatan itu coba dimanfaatkan oleh Como yang baru saja promosi ke Serie A dan ingin membangun skuad yang kompetitif. Mereka bahkan disebut-sebut telah menyiapkan dana sekitar €7 juta atau setara Rp113 miliar untuk menebus sang pemain.
Namun segalanya berubah begitu Hansi Flick resmi menggantikan Xavi sebagai pelatih Barcelona. Pelatih asal Jerman itu langsung memblokir rencana kepergian Garcia karena masih menganggapnya sebagai bagian penting dari proyek tim. Meski tak selalu bermain sebagai starter, Garcia tetap menunjukkan kontribusi berarti bagi tim.
Eric Garcia: Antara Pelapis dan Penentu Laga
Garcia mungkin bukan nama utama di daftar pemain Barcelona musim ini. Namun kontribusinya tak bisa dipandang sebelah mata. Ia membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi solusi ketika pemain utama cedera. Bahkan, beberapa pekan terakhir, Garcia dipercaya mengisi posisi bek kanan menggantikan Jules Kounde yang cedera.
Tak hanya itu, dalam laga semifinal leg kedua Liga Champions kontra Inter Milan, Garcia mencetak gol pembuka yang sempat membuka asa Barcelona untuk membalikkan keadaan. Meski akhirnya kalah lewat babak perpanjangan waktu, kontribusi Garcia tak bisa dilupakan begitu saja.
Pelatih Flick sendiri menyebut Garcia sebagai pemain yang punya attitude luar biasa. "Dia tidak pernah mengeluh meski jarang main. Tapi ketika dipanggil, dia selalu siap," ujar Flick dalam wawancara singkat usai laga melawan Sevilla bulan lalu.
Tak Hanya Como, Spurs Juga Gigit Jari
Penegasan Fabregas bahwa Garcia akan bertahan di Barcelona juga menjadi pukulan bagi Tottenham Hotspur. Klub asal London Utara itu kabarnya mulai memantau Garcia setelah performa inkonsisten dari beberapa bek mereka di Liga Inggris. Bahkan, The Lilywhites sempat disebut telah menghubungi perwakilan Garcia bulan lalu.
Namun kini, setelah pernyataan resmi Fabregas, jalan menuju Premier League tampaknya tertutup untuk sementara. Barcelona juga belum menunjukkan niat untuk melepas sang pemain. Apalagi dengan padatnya jadwal musim depan dan kondisi fisik beberapa bek utama yang rawan cedera, keberadaan Garcia dinilai vital.
Komitmen untuk El Clasico dan Masa Depan yang Masih Panjang
Dengan tidak adanya kejelasan menit bermain reguler, muncul pertanyaan: apakah Eric Garcia akan puas hanya sebagai pelapis? Untuk saat ini, jawabannya iya. Terlebih, Garcia diprediksi bakal dimainkan saat Barcelona menghadapi Real Madrid di El Clasico akhir pekan ini. Kounde yang belum pulih membuat posisi bek kanan kemungkinan besar akan diisi olehnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
