Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 19.19 WIB

Kementerian Kesehatan Dorong Penanganan TBC Secara Dini, Tingkatkan Temuan hingga 90 Persen

Ilustrasi TBC. (Investor.id) - Image

Ilustrasi TBC. (Investor.id)

JawaPos.com–Tuberkolosis (TBC) merupakan momok bagi Indonesia. Secara global, Indonesia merupakan negara kedua terbesar dalam populasi kasus TBC. Setiap jam, 14 orang meninggal karena TBC di Indonesia.

Direktur Penyakit Menular Ina Agustina menyebut, jumlah kasus TBC di Indonesia lebih dari 1 juta orang. Sementara angka kematian pertahunnya mencapai 125.000 pasien TBC.

"Estimasi kasus TBC 2024, ada tujuh provinsi dengan angka kasus tinggi (lebih dari 49 ribu kasus TBC)," ucap Ina Agustina.

Kementerian Kesehatan sendiri selalu aktif melakukan skrining untuk menemukan kasus. Ada 81 persen kasus sudah ditemukan dari estimasi yang ada. "Setiap tahun penemuan kasus terus meningkat," ujar Ina Agustina.

Menurut Ina, dampaknya adalah pasien TBC yang mendapat pengobatan juga banyak. Dia menyebut dari pasien TBC yang ditemukan, sudah 91 persen mendapatkan pengobatan.

Capaian ini tidak lantas membuat berhenti. Sebab penemuan secara dini dan pengobatan yang tuntas terus dikejar. Jika tidak ditemukan dan diobati dengan tuntas, maka akan terjadi resistensi. Penyakit ini pun tidak bisa dikendalikan. Kemenkes menargetkan 90 persen kasus TBC bisa ditemukan. Lalu, yang mendapatkan obat untuk kasus TBC sensitif obat harusnya 100 persen kasus bisa diobati. "Keberhasilan pengobatan belum penuhi target," ungkap Ina Agustina.

Ina mengingatkan bahwa penanggulangan TBC menjadi fokus pemerintah. Sehingga TBC menjadi salah satu poin dalam cek kesehatan gratis (CKG) dan memiliki program khusus penanganan TBC. Tahun ini diharapkan penemuan kasus TBC bisa mencapai 95 persen dari target dan dapat diobati.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Kemendagri Chaerul Dwi Sapta menyatakan pemerintah daerah (pemda) punya peran penting. Sebab pemda yang mengontrol penduduk hingga tingkat desa.

"Sehingga gubernur, wali kota, hingga tingkat desa bisa terlibat dalam eliminasi TBC. RPJMN salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan," kata Chaerul Dwi Sapta. 

Propinsi yang menemukan kasus TBC lebih dari 90 persen

Papua Barat

DKI Jakarta

Jawa Barat

Banten

Provinsi yang mampu mengobati TBC Resisten Obat lebih dari 90 persen

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore