Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 17.35 WIB

Pembongkaran Pagar Laut Sudah Tembus 22,5 Kilometer, KSAL Pastikan Segera Tuntas

Para prajurit TNI AL membongkar pagar laut di Tangerang, Banten. (Dispenal) - Image

Para prajurit TNI AL membongkar pagar laut di Tangerang, Banten. (Dispenal)

JawaPos.com - Sempet berhenti karena terkendala cuaca dan gelombang tinggi, pembongkaran pagar laut di wilayah Tangerang, Banten kini sudah menembus 22,5 kilometer.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa, kini tinggal lebih kurang 8 kilometer pagar laut yang belum dibongkar. Dia memastikan tugas itu akan dituntaskan oleh TNI AL. 

Ali menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media sebelum membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AL di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim) pada Kamis pagi (6/2).

”Untuk (pembongkaran) pagar laut sudah hampir selesai, sudah tinggal 8 kilometer lagi yang belum diangkut, dicabut,” terang orang nomor satu di Angkatan Laut tersebut. 

Dia memastikan bahwa pembongkaran pagar laut dilakukan oleh TNI AL bersama nelayan dan beberapa institusi maritim lainnya. Tujuannya hanya satu, yakni membantu para nelayan yang kesulitan melaut akibat keberadaan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer itu.

Di samping itu, TNI AL melaksanakan arahan dan perintah dan Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. 

”Pesan bapak presiden berkali-kali dalam setiap pertemuan, selalu menyampaikan bahwa TNI sebisa mungkin harus bisa membantu kesulitan rakyat, yang paling penting saya rasa itu,” kata mantan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I tersebut. 

Secara terperinci, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta menyampaikan bahwa 22,5 kilometer pagar laut yang sudah dibongkar tersebar di wilayah Tanjung Pasir 18,2 kilometer dan Kronjo 4,3 kilometer.

”Pembongkaran menghadapi beberapa kendala di lapangan seperti angin dan gelombang tinggi,” imbuhnya. 

Tidak hanya itu, keterbatasan daya tarik mesin kapal dan pagar bambu yang dipasang dua lapis. Kemudian, masih kata Wira, para prajurit yang bertugas juga menemukan pula keramba apung yang tertancap di sekitar pagar bambu.

Keberadaan keranda apung itu turut menjadi tantangan dalam proses pembongkaran pagar laut. Namun demikian, TNI AL memastikan pembongkaran pagar laut bakal diselesaikan.

”TNI AL berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal dalam menyelesaikan pembongkaran pagar laut sesuai perintah langsung Presiden Prabowo Subianto, guna memastikan keamanan serta kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore