pengecer LPG 3kg di Surabaya tak tahu ada pembatasan penjualan, khawatir pendapatan akan menurun. (Juliana Christy/JawaPos.com).
JawaPos.com - Kebijakan baru pemerintah dalam penjualan LPG 3 kilogram menyebabkan kelangkaan. Situasi itu tidak luput dari perhatian Polri. Mereka berharap kondisi segera kembali normal. Juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas (Divhumas) Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Senin (3/2). Dia menyampaikan bahwa Polri telah mengambil langkah-langkah pemeliharaan kamtibmas.
”Ada beberapa perkembangan terkait dengan masyarakat, yaitu kebutuhan rumah tangga dalam hal ini adalah LPG 3 kilogram. Tentunya Polri melakukan langkah-langkah pemeliharaan kamtibmas,” terang Trunoyudo.
Imbauan kepada masyarakat telah disampaikan. Polri berharap semua pihak tetap menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Tentu sambil terus mengikuti perkembangan dan pelaksanaan kebijakan yang sudah diambil oleh pemerintah. Mereka tidak ingin kondisi itu mengganggu situasi kamtibmas.
”Kami imbau kepada seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban, kemudian juga keamanan di lingkungan, dan harapannya adalah kembali pulih,” ujarnya.
Jenderal bintang satu Polri itu memastikan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah lanjutan bila diperlakukan. Termasuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan PT Pertamina yang mengatur penjualan LPG 3 kilogram kepada masyarakat.
”Apabila diperlukan langkah-langkah secara kolaborasi, tentu Pertamina dalam hal ini juga akan berkolaborasi dengan Polri,” imbuhnya.
Sebagaimana disampaikan oleh pemerintah, kebijakan yang diambil oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melarang pengecer menjual LPG 3 kilogram. Kini hanya agen resmi yang diperbolehkan menjual LPG 3 Kilogram. Itu pun dilakukan dengan sejumlah syarat. Termasuk NIK pembeli.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
