
Menteri Agama Nasaruddin Umar (dua dari kanan) di Pusat Literasi Keagamaan Islam Unit Percetakan Al-quran (4/12). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan gedung Pusat Layanan Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) di Ciawi, Bogor pada Rabu (4/12). Nasaruddin menyinggung banyak aspek dalam momen tersebut. Di antaranya terkait dengan gaji guru mengaji yang jauh dari layak.
Nasaruddin mengaku prihatin. Dari temuannya berdasar survei yang dilakukan PTIQ beberapa waktu lalu bahwa ada 928 ribu guru ngaji di Indonesia. "(Sekitar) 40 persennya digaji Rp 100 ribu per bulan. Inilah nasib guru ngaji kita," katanya.
Nasaruddin menegaskan, gaji Rp 100 ribu per bulan itu tentu jauh dari kelayakan. Bahkan untuk bisa digunakan biaya hidup selama satu bulan, cukup sulit. Dia menyambut baik adanya pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan guru ngaji di Indonesia.
Selain itu, data lain yang lebih mengenaskan lagi bahwa angka buta Alquran di Indonesia yang masih tinggi. Dari 3.000 lebih responden yang disurvei, sekitar 72 persen di antaranya masih buta Alquran alias belum bisa membaca Alquran. "Artinya hanya beberapa saja yang bisa ngaji (Alquran)," tambahnya.
Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu, besarnya angka buta aksara Alquran disebabkan banyak faktor. Ada faktor jumlah guru ngaji atau baca Alquran yang sedikit. Dengan populasi usia anak-anak yang besar, proporsi satu guru ngaji di Indonesia harus mengajar seribu anak lebih.
Faktor lainnya adalah kebutuhan mushaf Alquran yang masih tinggi. Nasaruddin mengatakan kebutuhan Alquran di Indonesia mencapai enam juta eksemplar. Sementara selama ini Kemenag lewat UPQ hanya mampu mencetak 200 ribuan eksemplar setiap tahun. Kemudian setelah direvitalisasi, saat ini UPQ bisa mencetak sekitar 1,7 juta eksemplar mushaf Alquran setiap tahunnya.
"Ini saja masih kurang," katanya. Sehingga percetakan Alquran juga banyak dilakukan oleh percetakan swasta atau komersil. Dia berpesan kepada seluruh percetakan Alquran untuk benar-benar memuliakan Alquran. Pengalamannya ada percetakan Alquran yang sembarangan memposisikan Alquran. "Mencetak Alquran berbeda dengan mencetak koran," tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
