Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 September 2024 | 14.25 WIB

Pengembangan Kasus Gadis Penjual Gorengan Dibunuh, Polisi Temukan Cangkul dan Celana Korban

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat merilis penangkapan IS, pelaku pembunuhan terhadap Nia, penjual gorengan di Padang Pariaman. (Polda Sumbar)

 
JawaPos.com - Penyidik Polres Padang Pariaman kembali menemukan dua barang bukti baru dalam pengembangan kasus pembununan dan rudapaksa gadis penjual gorengan. Barang bukti yang ditemukan berupa pacul dan celana korban yang dipakai saat peristiwa pembunuhan.
 
"Kedua barang bukti ini kami amankan, kemarin (Minggu). Sesuai dengan keterangan yang diberikan tersangka," ujar Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, Selasa (24/9).
 
Faisol menyebut, barang bukti pacul ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi korban dikubur. Cangkul ini digunakan tersangka untuk menggali lubang.
 
 
 
"Cangkul ini kata tersangka ia dapati di sebuah pondok kosong sebelum memakamkan korban," jelasnya.
 
Sehabis digunakan, cangkul tersebut dibuang oleh tersangka saat sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Sedangkan celana korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi penguburan.
 
Celana tersebut dibuang IS ke sungai, lalu, ditemukan dalam kondisi tersangkut di pohon. "Kami terus mendalami kasus ini, kami mohon doa dan dukungan masyarakat supaya kasus ini bisa kami buka seterang-terangnya," tandasnya. 
 
Sebelumnya, Polres Padang Pariaman menetapkan Indra Septriaman (IS), 26, sebagai tersangka kasus pembunuhan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari, 18. Pelaku teridentifikasi sebagai warga Kampung Korong Pasa Surau, Juha Guguak, letaknya masih bertetanggaan dengan kampung korban berasal.
 
"Terduga pelaku berinisial IS sudah bisa kami tetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman Iptu AA Reggy saat dihubungi, Senin (16/9).
 
Reggy mengatakan, Indra melarikan diri usai peristiwa pembunuhan tersebut. Kini keberadaannya masih dicari petugas bersama masyarakat setempat.
 
"Kami melakukan penyelidikan dan pencarian bersama masyarakat, telah menemukan sebuah tas yang patut diduga kuat adalah milik tersangka," imbuhnya.
 
Jenazah Nia ditemukan tewas dalam kondisi terkubur pada Minggu (15/9). Jasadnya dalam kondisi cukup nahas karena tangan terikat dan tidak memakai pakaian. Nia diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore