Ilustrasi: Peretas melakukan serangan siber. (Bleeping Computer).
JawaPos.com - Dengan pertimbangan perubahan konstitusi dan undang-undang (UU), kebutuhan anggaran, serta kepastian atas efisiensi dan efektivitas, pembentukan Angkatan Siber sebagai matra keempat TNI butuh waktu yang panjang. Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, memperkirakan butuh waktu antara 15-20 tahun untuk mewujudkan Angkatan Siber.
Waktu yang panjang itu dibutuhkan lantaran membentuk Angkatan Baru di TNI bukan perkara mudah. Selain membutuhkan komitmen dan dukungan penuh dari pemerintah dan DPR, ada banyak faktor yang menentukan sukses atau tidaknya pembentukan Angkatan Siber. Karena itu, Fahmi menyatakan bahwa butuh waktu tidak sedikit untuk memastikan matra keempat TNI itu benar-benar bisa dibentuk dan berfungsi optimal.
”Jika memperhitungkan semua faktor di atas, proses menuju matra siber yang sepenuhnya operasional bisa memakan waktu antara 15 hingga 20 tahun. Kecepatan ini bisa lebih singkat jika didukung oleh komitmen kuat dari pemerintah, ketersediaan anggaran yang memadai, dan kebijakan yang jelas,” terang dia saat diwawancarai pada Minggu (8/9).
Menurut Fahmi, urgensi pembentukan Angkatan Siber sebagai matra baru TNI tidak bisa dilepaskan dari beberapa pertimbangan realistis. Pembentukan matra siber membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur yang aman dan modern. Tidak hanya itu, rekrutmen dan pelatihan personel dengan keahlian tinggi di bidang teknologi informasi, kriptografi, intelijen, dan pengembangan perangkat lunak juga menjadi tantangan tersendiri.
Belum lagi bila bicara pengembangan doktrin, strategi, dan kerangka hukum untuk operasi siber militer, Fahmi mengungkapkan bahwa semua itu perlu waktu yang tidak sebentar. ”Langkah bijak untuk saat ini adalah memperkuat satuan atau lembaga siber yang sudah ada dalam organisasi TNI, seperti Satsiber TNI dan unsur-unsur komunikasi dan elektronika (komlek) di setiap matra, serta meningkatkan sinergi dengan BSSN dan instansi terkait lainnya,” terang dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
