Serah terima hibah peralatan militer dari Indonesia untuk Kamboja. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Hibah peralatan militer dari Indonesia untuk Kerajaan Kamboja sudah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Phnom Penh. Informasi tersebut disampaikan oleh Mabes TNI melalui keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Selasa (3/9). Dari hibah tersebut, Kamboja menerima beberapa senjata dan amunisi.
Hibah peralatan militer tersebut diberikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan). Bila diuangkan, nilai total hibah dari Indonesia untuk Kamboja mencapai angka USD 500 ribu. Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto memimpin langsung upacara serah terima hibah peralatan militer itu.
Oleh Santo, hibah peralatan militer berupa senapan serbu, pistol, dan amunisi itu diserahkan kepada Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF) dan Panglima Angkatan Darat Kamboja Jenderal Mao Sophan. ”Saya gembira melihat bahwa hubungan yang kuat seperti ini telah menjadi dasar bagi peningkatan signifikan kerja sama bilateral kita di berbagai bidang,” kata Santo.
Bantuan hibah peralatan militer dari Indonesia untuk Kamboja terdiri atas 150 senapan SS2-V5 A1, 20 pistol G2 Elite, 500 ribu butir amunisi kaliber 5,56x45mm dan 500 ribu butir amunisi 9x19mm. Seluruh peralatan militer tersebut merupakan produk industri pertahanan dalam negeri. Yakni PT Pindad yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat.
Dari Indonesia, peralatan militer itu diangkut ke Kamboja menggunakan pesawat angkut milik TNI AU, C130J Super Hercules. Dubes Santo menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia merasa sangat terhormat bisa membantu Kamboja. ”Kami merasa terhormat untuk melakukan ini di saat kita merayakan 65 tahun hubungan diplomatik,” kata dia.
Dubes Santo menambahkan, ada harapan bahwa penguatan kerja sama antara Indonesia dengan Kamboja terus berlanjut. Termasuk kerja sama bidang pertahanan dan keamanan. Dia percaya kerja sama tersebut akan memberikan kontribusi positif tidak hanya terhadap perdamaian dan stabilitas kedua negara, melainkan juga stabilitas kawasan secara keseluruhan.
Jenderal Mao Sophan sebagai perwakilan dari Kamboja pun menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Indonesia dan Kemhan. Pihaknya juga berharap agar kerja sama yang kuat dan langgeng antara Indonesia dengan Kamboja terus terjalin dengan baik.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
