
Bandara Internasional Banyuwangi merupakan salah satu green airport di Indonesia yang memanfaatkan potensi alam sekitarnya. (Ramada Kusuma)
JawaPos.com – Tak banyak yang tahu, Bandara Banyuwangi yang berada di Kecamatan Blimbingsari, ternyata pada awalnya tidak pernah direncanakan untuk berdiri di sana.
Siapa sangka, lokasi awal yang direncanakan untuk dibangun Bandara Banyuwangi itu justru berada di tengah perkebunan di Kecamatan Glenmore.
Dilansir Radar Banyuwangi (JawaPos Grup), Senin (4/2), sebab, tempat pendaratan pesawat terbang pernah ada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi.
Baca Juga: Ramaikan Langit Blambangan! Ini Dia Daftar Maskapai yang Pernah Singgah di Bandara Banyuwangi
Diketahui, lahan yang digagas sebagai tempat pendaratan pesawat itu berada di tengah-tengah sebuah perkebunan.
Lokasinya termasuk kedalama wilayah Afdeling Sidomukti dan Afdeling Muktisari di Kecamatan Glenmore.
Apalagi, di tengah perkebunan tersebut saat itu sudah terbangun bekas landasan pacu jenis pesawat capung.
Sebagai informasi, pesawat capung merupakan pesawat yang biasa digunakan untuk menyemprot hama wereng pada tanaman padi.
Landasan pacu ini dibangun sekitar tahun 1970-an, saat itu, Kabupaten Banyuwangi dipimpin oleh seorang Bupati bernama Djoko Supaat Slamet.
Karena alasan-alasan itulah, lokasi tersebut pernah direncanakan akan dikembangkan menjadi Bandara Internasional Banyuwangi.
Kendati demikian, semua rencana pembangunan bandara di Kecamatan Glenmore tersebut itu berakhir buyar.
Hal ini menyusul terjadinya peristiwa tragedi pembunuhan para ‘dukun santet’ sekitar tahun 1998 silam, saat Banyuwangi dipimpin Bupati H.T. Purnomo Sidik.
Padahal, yang lebih disayangkan pada saat itu kebutuhan material dan dana sudah disiapkan untuk membangun bandara di Kecamatan Glenmore.
Beberapa tahun kemudian, semangat untuk membangun bandara di Bumi Blambangan akhirnya tetap berlanjut di era Bupati Samsul Hadi tahun 1999.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
