Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro)./Sumber foto: ANTARA
JawaPos.com - Mulai 3 Maret 2024 pukul 00.00 WIB, PT Waskita Toll Road (WTR) yang merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya, yaitu PT Transjawa Paspro Jalan Tol (TPJT), akan menerapkan penyesuaian tarif di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi Grati-Probolinggo Timur.
Selain itu, penerapan tarif baru juga akan berlaku untuk Seksi Probolinggo Timur-Gending.
Dilansir dari ANTARA pada Sabtu (2/3), Presiden Direktur PT Waskita Toll Road (WTR), yakni Daniel Fitzgerald Liman mengungkapkan bahwa Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) hadir sebagai bagian dari Tol Trans Jawa yang diharapkan dapat mendukung peningkatan konektivitas dan perekonomian setempat.
“Tol Paspro hadir sebagai bagian dari Tol Trans Jawa yang menyambungkan Pasuruan menuju Probolinggo. Dengan adanya peningkatan konektivitas ini, diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, jasa serta kegiatan industri dan logistik di Jawa Timur. Serta menjadi katalis positif dalam mendukung peningkatan perekonomian setempat dan dapat memberikan dampak positif terhadap taraf hidup Masyarakat,” ujar Daniel di Jakarta, Sabtu (2/3).
Dengan adanya penyesuaian tarif ini, Daniel berharap bahwa dapat mendukung TPJT dalam meningkatkan kualitas layanan tol.
Dengan begitu, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol akan terjaga saat melintasi tol Paspro.
Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 418/KPTS/M/2024, penyesuaian tarif dan penerapan tarif baru ini dilakukan.
Sebelumnya, Seksi Probolinggo Timur – Gending telah menjalankan operasinya tanpa pungutan tarif selama lebih dari enam bulan sejak 17 Agustus 2023, sedangkan Seksi Grati – Probolinggo Timur telah beroperasi secara penuh sejak tahun 2019.
Penyesuaian tarif dan penerapan tarif baru ini diterapkan untuk semua jenis kendaraan dengan tarif yang bervariasi, tergantung pada tujuan yang akan dituju pengguna jalan tol.
Dengan adanya penyesuaian tarif, pengguna jalan tol dengan kendaraan golongan I dari Grati menuju Tongas, Probolinggo Barat, dan Probolinggo Timur masing-masing akan dikenakan tarif sebesar Rp17.000, Rp26.000, dan Rp40.000.
Sedangkan pengguna jalan tol dengan kendaraan golongan II dan III masing-masing akan dikenakan tarif sebesar Rp25.500, Rp39.000, dan Rp60.000. Sementara itu, bagi pengguna jalan tol dengan kendaraan golongan IV dan V, tarif yang akan dikenakan adalah sebesar Rp34.000, Rp52.500, dan Rp80.000.
Tak hanya itu saja, untuk penerapan tarif baru di Seksi Probolinggo Timur – Gending, pengguna jalan tol dengan kendaraan golongan I dari Grati menuju Gending akan dikenakan tarif sebesar Rp52.000.
Sementara itu, pengguna jalan tol golongan II & III dengan tujuan yang sama akan dikenakan tarif baru sebesar Rp78.000, dan golongan IV & V akan dikenakan tarif Rp104.000.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
