
Prabowo Subianto berpakaian dinas TNI AD lengkap dengan pangkat jenderal bintang 4 kehormatan.
JawaPos.com - Pemberian pangkat Jenderal Kehormatan (Hor) TNI kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menuai kritik dari sejumlah pihak. Namun, kritikan itu ditangkis oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Jokowi mengatakan, pemberian pangkat istimewa bukanlah hal baru di lingkungan TNI. Sejak dahulu sudah banyak nama-nama yang mendapatkan pangkat tersebut.
"Ini kan juga bukan hanya sekarang ya. Dulu diberikan kepada bapak Susilo Bambang Yudhoyono, sudah pernah diberikan kepada bapak Luhut Binsar Pandjaitan, sesuatu yang sudah biasa di TNI maupun di Polri," kata Jokowi usai Rapim TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2).
Jenderal Kehormatan untuk Prabowo diusulkan oleh Panglima TNI. Kemudian presiden melakukan analisis dan memutuskan untuk mengabulkannya. "Semuanya memang berangkat dari bawah berdasarkan usulan Panglima TNI, saya menyetujui untuk memberikan kenaikan pangkat secara istimewa berupa Jenderal TNI Kehormatan," jelas Jokowi.
Adapun bentuk kritikan atas pemberian pangkat jenderal kehormatan kepada Prabowo, karena ketua umum Partai Gerindra itu dituduh memiliki rekam jejak melakukan pelanggaran HAM hingga diberhentikan dari TNI pada awal era reformasi.
Sebelumnya, Prabowo Subianto resmi mendapat kenaikan pangkat sebagai Jenderal Kehormatan (Hor) TNI dari Presiden Jokowi. Prosesi penyerahan gelar ini digelar di sela acara Rapim TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2).
Pemberian gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo Subianto merujuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. "Penganugerahan ini adalah bentuk penghargaan sekaligus peneguhan untuk berbakti sepenuhnya kepada rakyat, kepada bangsa dan kepada negara," kata Jokowi.
"Saya ucapkan selamat kepada Bapak Jenderal Prabowo Subianto," imbuhnya.
Jokowi kemudian menyematkan tanda kepangkatan dengan 4 bintang ke pundak Prabowo. Prabowo terlihat memakai pakaian dinas TNI AD lengkap.
Prabowo sendiri mengakhiri karir militernya sebagai Pangkostrad pada 1999. Pangkat terakhirnya adalah Letnan Jenderal (Letjen) atau bintang tiga.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
