Ilustrasi gempa bumi./ANTARA
JawaPos.com- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi gempa berkekuatan 5,9 di Jawa Barat. Gempa tersebut berpusat di Kabupaten Bayan, Banten, pada Rabu (3/1) pukul 07.53 WIB.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,9 yang terjadi di selatan Jawa Barat disebabkan adanya deformasi batuan dalam Lempeng dari Indo-Australia.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia," kata dia.
Daryono menambahkan bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik atau oblique thrust.
Episenter gempa berpusat pada koordinat 7,57 lintang selatan dan 106,17 bujur timur, tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 77 Km arah barat daya Sukabumi, Jawa Barat. Gempa terjadi di kedalaman 63 km.
Sehingga gempa bumi itu berdampak dan dirasakan di daerah Surade, Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI (modified mercalli intensity). Artinya gempa dapat dirasakan oleh seseorang yang berada di dalam rumah, pada siang hari.
Gempa juga dirasakan di daerah Pelabuhan Ratu, Cianjur, Panggarangan, Lebak, Garut, dengan skala intensitas III MMI. Artinya bahwa getaran gempa yang dirasakan nyata di dalam rumah. Dan siapapun yang berkendara akan merasakan getarannya.
Kemudian, daerah Lembang, Bandung Barat, Cimahi dengan skala intensitas II-III MMI sama dengan intensitas III MMI. Getaran juga dirasakan di Tangerang Selatan dengan skala intensitas II MMI, yang artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
