Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2023 | 18.08 WIB

Unik, Kemenag Paparkan Capaian 2023 Lewat Pentas Drama Musikal

Pertunjukan drama musikal Balitbang-Diklat Kemenag di Jakarta (28/12) malam. - Image

Pertunjukan drama musikal Balitbang-Diklat Kemenag di Jakarta (28/12) malam.

JawaPos.com - Menjelang tutup tahun, sebagian kementerian dan lembaga melaporkan capaian kinerja ke masyarakat. Termasuk di antaranya Kementerian Agama (Kemenag). Berbeda dengan lazimnya, penyampaian paparan capaian 2023 Kemenag disuguhkan secara unik, yakni dalam bentuk pentas drama musikal.

Drama musikal potret kinerja 2023 Kemenag itu diselenggarakan oleh Balitbang-Diklat Kemenag di Jakarta pada Kamis (28/12) malam. Kepala Balitbang-Diklat Kemenag Prof Suyitno menegaskan, secara khusus mengambil tema besar yaitu Kemenag Kita. "Karena Kemenag bukan lagi milik Kemenag. Tapi Kemenag untuk bangsa," katanya.

Dia menuturkan Menag Yaqut Cholil Qoumas menaruh peran besar untuk Balitbang-Diklat Kemenag. Yaitu sebagai dapurnya kajian-kajian untuk mendukung kebijakan Kemenag. Baik itu di kantor Kemenag pusat, daerah, sampai di perguruan tinggi. Suyitno bersyukur kajian-kajian strategis Balitbang-Diklat Kemenag sudah banyak dijadikan dasar pembuatan kebijakan di sejumlah unit atau satuan kerja Kemenag.

"Kami memiliki catatan, mana-mana yang menggunakan data kelitbangan untuk membuat kebijakan," katanya. Bagi yang belum menggunakan data kelitbangan, diminta untuk segera memanfaatkannya. Supaya kebijakan yang dikeluarkan benar-benar berdasarkan kajian yang ilmiah.

Lebih lanjut Suyitno mengatakan, drama musikal itu menyajikan kaleidoskop atau rangkaian peristiwa sepanjang 2023. Capaian tersebut disajikan secara singkat dan menggambarkan capaian kinerja Kemenag. Menurut dia, peristiwa itu berangkat dari program prioritas dan legacy Kemenag dalam kepemimpinan Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Ada tujuh program prioritas yang telah dicanangkan. Yaitu, penguatan moderasi beragama, transformasi digital, Islamic Cyber University, kemandirian pesantren, revitalisasi KUA, tahun kerukunan, dan religiousity index atau indeks keberagamaan. Selain itu, ada sejumlah program legacy lain. Seperti akselerasi sertifikasi halal, haji ramah lansia, serta pengembangan pusat penilaian kompetensi ASN Kemenag.

Balitbang-Diklat Kemenag telah melakukan riset awal terkait sejumlah capaian kinerja Kemenag tahun. Hasil riset itu kemudian dituangkan menjadi skenario drama musikal untuk menjadi sebuah pagelaran. Sejumlah isu yang akan diangkat dalam drama ini antara lain moderasi beragama dan kemandirian pesantren.

Kemudian pelayanan haji ramah lansia yang sukses memfasilitasi keberangkatan 61.536 jemaah haji lansia yang berusia 65 tahun ke atas dan 5.791 jemaah disabilitas. Berikutnya reformulasi kediklatan melalui LMS MOOC Pintar hingga bisa menyasar 284.054 peserta hanya dalam 15 bulan. Serta Islamic Cyber University yang sudah diikuti 3.339 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Mereka bisa berkuliah, tanpa harus meninggalkan keluarga dan tempat kerjanya. Karena menggunakan Sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore