Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2023 | 02.06 WIB

Jadi Primadonanya Wisata Jogyakarta, Jalan Malioboro Konon Berasal dari Kata 'Marlborough'

LEGENDARIS: Suasana Jalan Malioboro Jogja dahulu. (Charles Beijer/nfa.coll/Netherlands fotomuseum)

JawaPos.com – Malioboro merupakan salah satu primadona destinasi wisata di Jogjakarta.

Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, yang berkunjung ke Malioboro saat libur panjang.

Seperti libur panjang Natal maupun Tahun Baru 2024 saat ini, banyak wisatawan yang sudah memadati daerah Jogjakarta tepatnya di Jalan Malioboro.

Malioboro merupakan nama jalan yang berada di sebelah utara Keraton Jogja. Jalan Malioboro bertepatan dengan pendirian Keraton Jogja.

Dilansir Radar Jogja, Selasa (26/12) menurut Pemprov DIY Malioboro ini memiliki sebuah makna yang khusus yakni Karangan Bunga.

Makna karangan bunga sendiri karena saat di masa lalu ketika Keraton Jogja membuat acara besar sepanjang Jalan Malioboro di penuhi dengan bunga.

Ada juga sebuah pendapat yang mengatakan bahwa Malioboro sendiri berasal pemberian Jenderal John Churchill (1650-1722) dari Inggris yakni Marlborough.

Pendapat mengenai Malioboro yang diberikan oleh Jenderal John Churchill ini dibantah. Bantahan ini juga berdasarkan dari bukti sejarah yang menjelaskan Jalan Malioboro sudah ada sejak berdirinya Ngayogyakarta Hadiningrat.

Menurut Sejarahwan dari Inggris, Peter Carey mengatakan bahwa Jalan Malioboro merupakan sebuah jalan raya telah ada dan digunakan sebagai acar seremonial khusus selama lima puluh tahun sebelum kedatangan orang Inggris yang mendirikan pemerintahnya di Jawa.

Melansir Radar Jogja, konon Malioboro memiliki sebuah arti yakni sebagai perjalanan menjadi wali (mali) dan (oboro) yang bermakna mengembara.

Malioboro sendiri terdiri dari dua nama jalan utama. Yaitu, Jalan Mago Mulyo dam Jalan Margo Utomo.

Ruas jalan itu masih bagian dari sebuah konsep Sangkan Paraning Dumadi. Merupakan sebuah konsep mengenai perjalanan manusia lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta.

Sangkan Paraning Dumadi ini memiliki simpul-simpul utama yaitu Panggung Krapyak-Keraton Jogja-Tugu Jogja.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore