Raja Juli Antoni Wakil Menteri ATR (rajajuliantoni.com)
JawaPos.com - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Raja Juli Antoni, secara tegas menyampaikan bahwa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang diinisiasi oleh Presiden Jokowi, telah mengakselerasi proses sertifikasi tanah di Indonesia.
Menurutnya, transformasi yang signifikan terlihat dari angka sertifikasi tanah yang semula hanya 500 ribu per tahun, kini melonjak menjadi 7 juta per tahun.
Menunjukkan peningkatan yang tidak hanya signifikan secara persentase, melainkan bahkan mencapai ribuan persen.
Dilansir dari Antara Rabu (20/12), Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa perubahan drastis ini telah merubah paradigma pertanahan di Indonesia, membawa manfaat yang besar bagi masyarakat.
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut, dengan penuh antusias menegaskan bahwa melalui kesuksesan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), kini masyarakat tidak perlu lagi menghadapi antrian panjang untuk memperoleh sertifikat tanah.
Upaya sungguh-sungguh PTSL dinilai berhasil mengeliminasi kerumitan dan kelengketan dalam proses sertifikasi tanah, memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat.
Sebagai bukti konkret atas prestasi program ini, Raja Juli Antoni secara resmi menyerahkan 500 sertifikat tanah dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Dari jumlah tersebut, 495 sertifikat dikhususkan untuk tanah rakyat, sedangkan 5 sertifikat lainnya diperuntukkan bagi tanah wakaf, menunjukkan inklusivitas dalam upaya pemberian hak kepemilikan tanah.
Dalam konteks evolusi pesat dalam proses sertifikasi tanah, Raja Juli Antoni mencatat bahwa perubahan ini terjadi selama kepemimpinan Presiden Jokowi.
Dengan penuh apresiasi, dia menyampaikan bahwa jumlah sertifikasi tanah yang awalnya hanya 500 ribu per tahun, kini memuncak menjadi 7 juta per tahun, mencerminkan perubahan yang luar biasa.
Tak hanya itu, Wakil Menteri ATR/BPN juga menegaskan keyakinannya bahwa dengan peningkatan layanan sertifikasi tanah yang begitu signifikan, seluruh bidang tanah di Indonesia akan segera merasakan manfaat sertifikasi dengan cepat.
Pernyataan ini mencerminkan kesungguhan pemerintah dalam melangkah menuju tata kelola pertanahan yang lebih baik.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
