
Subsidi Pupuk akan Ditambah oleh Pemerintah (infosawit.com)
JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas petani dengan memberikan tambahan subsidi pupuk.
Pernyataan tersebut dilontarkan pada acara Pembinaan Petani, Penyuluh Pertanian, dan Babinsa se-Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (13/12/2023).
Dilansir dari setkab.go.id Kamis (14/12), Presiden menegaskan bahwa Menteri Pertanian telah menyanggupi untuk mengawasi suplai pupuk pada akhir 2023 dan awal 2024 guna mencegah masalah di lapangan.
Dalam sambutannya, beliau menyatakan niatnya untuk menambah subsidi pupuk, menyebutkan, "Pak Mentan ngitung dulu, memang prosedurnya seperti itu, minta persetujuan dari DPR RI, baru Menteri Keuangan bisa menambah (anggaran). Tapi saya janji pupuk akan ditambah subsidinya."
Presiden juga menyampaikan keputusan untuk mempermudah pembelian pupuk oleh pengecer atau agen resmi pupuk bersubsidi.
Beliau memberikan persetujuan agar pembelian pupuk dapat dilakukan dengan memakai Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Tani yang tertera sebagai petani.
Namun, Presiden memperingatkan agar KTP tidak disalahgunakan dengan mencantumkan profesi pengusaha atau ASN.
Dalam upayanya meningkatkan produksi pangan nasional, Presiden berharap kebijakan ini dapat mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas mereka.
Ia menginginkan peningkatan produksi padi dari rata-rata 5,2 ton per hektar menjadi lebih dari 6 ton per hektar secara keseluruhan di seluruh Indonesia.
Presiden juga mengajak para penyuluh pertanian dan Babinsa untuk terus mendampingi petani dari pra tanam hingga panen.
Dengan fokus pada tanaman cabai, beliau meminta peningkatan produksi untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasar.
Dalam penutupnya, Presiden mengajak semua pihak untuk bersama-sama berupaya dan bertekad agar produksi gabah, padi, dan beras di Jawa Tengah tahun depan dapat mencapai tingkat surplus, menciptakan kesejahteraan bagi seluruh petani.
Beliau juga meminta agar keluhan terkait pupuk dan bibit dapat disampaikan kepada pihak yang berkompeten, seperti PPL, bupati, gubernur, atau Menteri Pertanian.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
