Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 19.15 WIB

Pembelian Pupuk Dipermudah, Pemerintah akan Memberikan Tambahan Subsidi untuk Mendorong Produktivitas Petani

Subsidi Pupuk akan Ditambah oleh Pemerintah (infosawit.com) - Image

Subsidi Pupuk akan Ditambah oleh Pemerintah (infosawit.com)

JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas petani dengan memberikan tambahan subsidi pupuk.

Pernyataan tersebut dilontarkan pada acara Pembinaan Petani, Penyuluh Pertanian, dan Babinsa se-Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (13/12/2023).

Dilansir dari setkab.go.id Kamis (14/12), Presiden menegaskan bahwa Menteri Pertanian telah menyanggupi untuk mengawasi suplai pupuk pada akhir 2023 dan awal 2024 guna mencegah masalah di lapangan.

Dalam sambutannya, beliau menyatakan niatnya untuk menambah subsidi pupuk, menyebutkan, "Pak Mentan ngitung dulu, memang prosedurnya seperti itu, minta persetujuan dari DPR RI, baru Menteri Keuangan bisa menambah (anggaran). Tapi saya janji pupuk akan ditambah subsidinya."

Presiden juga menyampaikan keputusan untuk mempermudah pembelian pupuk oleh pengecer atau agen resmi pupuk bersubsidi.

Beliau memberikan persetujuan agar pembelian pupuk dapat dilakukan dengan memakai Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Tani yang tertera sebagai petani.

Namun, Presiden memperingatkan agar KTP tidak disalahgunakan dengan mencantumkan profesi pengusaha atau ASN.

Dalam upayanya meningkatkan produksi pangan nasional, Presiden berharap kebijakan ini dapat mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Ia menginginkan peningkatan produksi padi dari rata-rata 5,2 ton per hektar menjadi lebih dari 6 ton per hektar secara keseluruhan di seluruh Indonesia.

Presiden juga mengajak para penyuluh pertanian dan Babinsa untuk terus mendampingi petani dari pra tanam hingga panen.

Dengan fokus pada tanaman cabai, beliau meminta peningkatan produksi untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasar.

Dalam penutupnya, Presiden mengajak semua pihak untuk bersama-sama berupaya dan bertekad agar produksi gabah, padi, dan beras di Jawa Tengah tahun depan dapat mencapai tingkat surplus, menciptakan kesejahteraan bagi seluruh petani.

Beliau juga meminta agar keluhan terkait pupuk dan bibit dapat disampaikan kepada pihak yang berkompeten, seperti PPL, bupati, gubernur, atau Menteri Pertanian.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore