Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman/(Istimewa).
JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengeklaim Indonesia berhasil memanfaatkan momentum positif dari situasi perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. Salah satu hal positif yang didapat adalah meningkatnya ekspor produk hasil pertanian.
"Dampak positifnya itu kita manfaatkan dengan baik. Contoh, ekspor kita naik terakhir kita peningkatan ekspor kita sektor pertanian Rp 166 triliun. Impor kita turun Rp 41 triliun karena kita tidak impor beras," kata Amran di Istana, Jakarta, Kamis (18/6).
Di samping itu, Amran mengakui Indonesia masih bergantung kepada impor kedelai. Karena itu, Ia meminta pengusaha kedelai untuk tidak mengambil keuntungan yang berlebihan.
"Kenapa? Anda tolong ada rasa empati, ada rasa peduli pada saudara-saudara kita. Karena selama ini impor kami tidak persulit," ujarnya.
Dikatakan Amran, jika dikemudian hari ditemukan pengusaha kedelai yang menaikan keuntungan yang semena-mena, pemerintah bakal mencabut izin impornya.
"Kami janji kalau ada yang menaikkan semena-mena, aku pastikan izin impornya tidak keluar untuk tahun berikutnya. Dan itu kami yang tanggung jawab. Jadi kami ingin supaya tenang, pangan tersedia dan satu lagi beras bukan lagi penyumbang inflasi utama. Ini sudah 2 tahun berturut-turut. Ini disampaikan oleh Pak Mendagri," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022