
Pemerintah luncurkan inovasi sertifikat tanah elektronik guna mengurangi risiko kehilangan dan kerusakan pada sertifikat (BPN)
JawaPos.com – Pemerintah resmi meluncurkan inovasi penerbitan sertifikat tanah berbentuk dokumen elektronik atau sertifikat elektronik pada Senin (4/12) lalu.
Penerbitan sertifikat tanah elektronik ini diharapkan bisa mengurangi risiko kehilangan dan kerusakan, sehingga sertifikat tanah akan lebih aman.
Melansir dari Antara, Rabu (6/12) Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa, sertifikat elektronik tersebut sangat penting karena bisa mengurangi risiko kehilangan, pencurian, atau kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran atau bencana lainnya.
Sementara, dari sisi pemerintah adanya sertifikat elektronik ini dapat memudahkan pengelolaan data, menghemat biaya transaksi, serta meningkatkan kerahasiaan penduduk.
Adapun manfaat dari sertifikat tanah elektronik tersebut adalah mewujudkan proses pendaftaran tanah yang lebih efektif dan efisien, meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pembuatan sertifikat, dan dapat membatasi ruang gerak para mafia tanah.
Keunggulan dari adanya sertifikat elektronik yaitu menggunakan sistem block data untuk menyimpan data dengan aman, serta diterbitkan dengan secure document dan tanda tangan elektronik (TTE).
Berdasarkan Peraturan Menteri ATR / Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021, kepemilikan sertifikat elektronik ini hanya berlaku untuk tanah yang sudah terdaftar dan bersertifikat, sehingga hanya perlu mengubahnya ke dalam bentuk elektronik.
Simak cara mengganti sertifikat menjadi elektronik, bisa dilakukan dengan mudah melalui smartphone.
Penerapan sertifikat tanah elektronik ini dapat dilakukan terhadap beberapa aset yaitu Barang milik negara dan daerah, Badan hukum dan BUMN, Rumah ibadah, dan masyarakat luas.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
