Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 15.40 WIB

Waduh Dana Mengendap Senilai Triliunan Rupiah pada Kas Pemerintah Pusat dan Daerah, Jokowi: Eksekusi Sesegera Mungkin!

Presiden Jokowi didampingi Seskab, Mendagri, dan Menkeu menyerahkan DIPA dan TKD 2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023). Sumber: Humas Setkab/Rahmat - Image

Presiden Jokowi didampingi Seskab, Mendagri, dan Menkeu menyerahkan DIPA dan TKD 2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023). Sumber: Humas Setkab/Rahmat

JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengkritik dana mengendap senilai triliunan rupiah pada kas pemerintah pusat dan daerah yang kembali terulang pada tahun anggaran 2023.

Presiden Jokowi dalam agenda penyerahan Digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2024 di Istana Negara Jakarta, Rabu (29/11), memberi perintah agar serapan dana tersebut dioptimalkan dalam tiga pekan ke depan.

"Artinya dalam tiga minggu ini akan keluar uang bertriliun - triliun, ini kita ulang - ulang setiap tahun," kata Presiden Jokowi, dilansir dari ANTARA.

Dihadapan sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait serta perwakilan pemerintah daerah, Presiden Jokowi mengatakan jika arahan untuk mempercepat penyerapan anggaran telah disampaikan sejak sembilan tahun lalu.

"Tadi saya minta informasi ke Menteri Dalam Negeri, berapa sih realisasi sampai saat ini? Baru 64 persen daerah. Pusat juga 74 persen. Ini sudah tinggal tiga minggu, masil 64 sama 74," katanya.

Presiden Jokowi mengingatkan jika penyerapan anggaran 2024 akan dimulai per Januari, sehingga sisa anggaran yang masih teralokasikan di APBN maupun APBD untuk kegiatan 2023 harus segera dihabiskan.

Selain itu, perintah untuk sesegera mungkin merealisasikan anggaran tak hanya terucap satu kali, namun Presiden Jokowi sudah beberapa kali mengingatkan dan menegaskan.

"Eksekusi segera, eksekusinya sesegera mungkin. Jadi bolak - balik saya sampaikan, Januari segera dimulai anggaran itu realisasi, realisasikan secepat - cepatnya,"

Namun Presiden Jokowi menyadari bahwa mengubah pola pikir seseorang pemegang kebijakan bukanlah perkara mudah.

Baca Juga: Kabar Terbaru Wabah Pneumonia, Perbandingan dengan COVID dan Kesiapan Tiongkok Menghadapinya

“Sejak awal 9 tahun yang lalu saya ingin mengubah ini, tapi ternyata saya cek lagi masih memang mengubah cara kerja, mengubah mindset nggak mudah,” kata Presiden Jokowi, dilansir dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

"Sekali lagi, eksekusi sesegera mungkin, lakukan belanja sesegera mungkin awal tahun," tambahnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore