Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2023 | 19.49 WIB

Hari Ikan Nasional, Tangkapan Nelayan Melimpah Justru Dibayar Murah hingga Dibagikan Gratis

Nelayan di pesisir selatan Kebumen bersemangat melaut karena hasil tangkapan meningkat. (M. Hafied/Radar Kebumen) - Image

Nelayan di pesisir selatan Kebumen bersemangat melaut karena hasil tangkapan meningkat. (M. Hafied/Radar Kebumen)

JawaPos.com – Hari Ikan Nasional (Harkanas) diperingati setiap 21 November.

Harkanas ini ditetapkan dengan pertimbangan Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki hasil perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari.

Selain itu, sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia dan mendukung ketahanan gizi nasional dengan meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya ikan sebagai sumber protein.

Melimpahnya hasil laut melimpah tengah dirasakan nelayan di berbagai wilayah, seperti di pesisir selatan Kebumen.

Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), hasil tangkapan ikan dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan yang didukung oleh faktor cuaca yang bersahabat.

“Kalau lagi untung bisa bawa satu kuintal. Sekarang memang lagi lumayan,” ucap seorang nelayan, Basir, Senin (20/11)

Para nelayan di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen mensyukuri hasil yang sedang melimpah.

Kondisi ini akan berbeda saat musim angin kencang tiba yang membuat nelayan melaut tanpa membawa hasil tangkapan atau bahkan memilih tak melaut demi keselamatan.

Menurut Basir, musim peralihan menjadi waktu yang tepat untuk berburu ikan.

Walaupun hasil tangkapan ikan melimpah, nelayan harus menghadapi harga ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) menurun.

“Otomatis harga murah. Dari mana-mana datang bawa ikan. Tapi harga masih masuk,” katanya.

Sementara, pedagang ikan di TPI Pasir, Aris Budiawan, mengatakan, harga ikan dengan sistem lelang akhir-akhir ini cenderung turun.

“Harga ikan lokal lagi turun. Banyak yang setor, sedangkan tingkat pembeli tidak naik,” ujarnya.

Ia mengatakan patokan harga ikan tergantung pada jenis dan ukuran, seperti ikan tongkol yang dijual berkisar Rp 15-19 ribu dan ikan layur yang dipatok Rp20-50 ribu.

Hasil tangkapan ikan yang melimpah juga dirasakan oleh para nelayan di Kecamatan Kota, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore