Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 November 2023 | 13.40 WIB

Mengenal KH Abdul Chalim Leuwimunding, Tokoh yang akan Diberi Gelar Pahlawan Nasional 2023

KH Abdul Chalim Leuwimunding, tokoh yang akan diberi gelar pahlawan nasional 2023. - Image

KH Abdul Chalim Leuwimunding, tokoh yang akan diberi gelar pahlawan nasional 2023.

Jawapos.com – Sambut Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November, Presiden Joko Widodo berencana memberikan gelar pahlawan pada beberapa tokoh di Tanah Air. 

Presiden Joko Widodo akan memberi anugerah gelar Pahlawan Nasional tepatnya pada, Jumat (10/11) mendatang.

Diketahui, Presiden Joko Widodo akan memberikan gelar pahlawan tersebut kepada enam tokoh yang dianggap berjasa bagi bangsa dan negara, salah satunya adalah KH Abdul Chalim Leuwimunding.

Hal itu berdasarkan surat dari Kementerian Sekretariat Negara RI Nomor R-09/KSN/SM/GT.02.00/11/2023 tertanggal 3/11/2023.

Adapun keenam tokoh yang dimaksud yakni : 

  1. Ida Dewa Agung Jambe dari Bali
  2. Bataha Santiago dari Sulawesi Utara
  3. M. Tabrani dari Jawa Timur
  4. Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah
  5. KH Abdul Chalim Leuwimunding dari Jawa Barat
  6. KH Ahmad Hanafiah dari Lampung

Lantas, siapakah KH Abdul Chalim Leuwimunding sebenarnya?

Dikutip dari laman Nu Online, ia merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang dilahirkan pada 2 Juni 1898 di Leuwimunding, Majalengka, Jawa Barat.

KH Chalim sapaannya, sangat konsisten dalam membangun pendidikan bangsa melalui gerakan Taswirul Afkar (Kebangkitan Pikiran).

Ia juga menjadi tokoh penting dalam berbagai dokumen pencatatan tubuh NU. Selain itu, tokoh NU ini juga membantu KH Wahab Hasbullah sebagai Naibul Katib.

KH Chalim  juga  menggagas Nahdlotul Wathan bersama KH Wahab Hasbullah. Nahdlotul Wahtan merupakan organisasi yang menjadi tonggak patriotisme cinta tanah air kala itu.

Pada masa sebelum kemerdekaan, lepas dari cengkeraman penjajah adalah impian Bangsa Indonesia.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui organisasi serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang miskin.

KH Abdul Chalim Leuwimunding kala itu berhasil menemukan sebuah gagasan agar anggotanya mandiri secara ekonomi.

Beliau lantas mendirikan Coperatie Kaoem Moeslimin (CKM) yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, kopi, rokok, pasta gigi, sabun, kacang, minyak dan sebagainya.

Dibangunnya CKM Ini kemudian menjadi role model koperasi NU dan pertanda langkah awal menuju sosial ekonomi Indonesia.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore